Ketua IP3A:Enceng Gondok di Bengawan Njeroh Menjadi Permasalahan Dan Bencana

avatar redaksi

Metrosurya.com,Lamongan– Pertumbuhan enceng gondok di aliran Bengawan Njeroh, Lamongan, telah menjadi permasalahan yang serius. Tanaman air ini telah menutupi sungai yang seharusnya menjadi sumber kehidupan bagi ribuan petani tambak di enam kecamatan, yaitu Karanggeneng, Turi, Kalitengah, Karangbinangun, Glagah, dan Deket.

Sabtu (06/12/2025)

Baca Juga: Media Barra22.com Kembali Salurkan Air Bersih dan Sembako ke Dua Lokasi di Lamongan

Ketua Induk Perkumpulan Petani Pemakai Air (IP3A) Bengawan Njeroh, H.M Kozim, menyatakan bahwa enceng gondok adalah bencana bagi masyarakat Bengawan Njeroh. "IP3A adalah kelompok petani pemakai air. Kami telah berperan aktif dalam mengurai permasalahan enceng gondok, namun saat ini peran kami berhenti dan kami kembali ke tupoksi kami sebagai wadah kelompok petani pemakai air," ungkapnya.

*Pemerintah Diminta Bertanggung Jawab*

H. Kozim juga meminta pemerintah untuk bertanggung jawab penuh dalam menangani permasalahan enceng gondok di Bengawan Njeroh. "Pemerintah bertanggung jawab penuh melayani kebutuhan masyarakat termasuk tentang kecukupan/kelebihan air. Tapi sebagai wilayah pemanfaat, mestinya seluruh kades berperan aktif menggunakan dana mitigasi bencana," paparnya.

Baca Juga: M. Munip Syarif Terpilih Aklamasi Nakhodai KONI Lamongan 2026–2030, Bupati Yes Minta Fokus Pembinaan dan Tambah Cabor Un

*Penanganan yang Dilakukan*
Pemerintah Kabupaten Lamongan telah melakukan penanganan enceng gondok di Bengawan Njeroh dengan menggunakan mesin pencacah. Namun, pertumbuhan enceng gondok yang sangat cepat membuat penanganan menjadi tidak efektif. Oleh karena itu, diperlukan pemikiran dan langkah bersama semua pihak, terutama yang memegang anggaran, untuk menangani permasalahan ini.

*Kerja Sama Semua Pihak Diperlukan*

Baca Juga: PT Surya Pesona Kayu Nusantara Rutin Salurkan Bansos kepada Warga Kurang Mampu di Desa Mantup

H. Kozim m berharap bahwa semua pihak dapat bekerja sama untuk menangani permasalahan enceng gondok di Bengawan Njeroh. "Keadaan ini kalau tidak bersatu proses penanganannya, setiap tahun dipastikan problem yang sama. Butuh pemikiran dan langkah bersama semua pihak utamanya yang pemegang anggaran," tutupnya.
@PU_SDA_LAMONGAN
@PU_SDA_Jawa Timur
@BPBD JAWATIMUR

( Red)

DIRUT PLN BARU
KAPOLRI

Berita Terbaru

ICON PUSAT