Kemenag Jombang dan DLH Dukung Muktamar NU ke-35 Lewat Gerakan GEMA SAJADAH

avatar redaksi

JOMBANG – Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Jombang bersama Dinas Lingkungan Hidup (DLH) turut berpartisipasi dalam mendukung pelaksanaan Muktamar Nahdlatul Ulama (NU) ke-35 yang berlangsung di Pondok Pesantren Bahrul Ulum, Tambakberas, Jombang, Jumat (28/8/2026).

Partisipasi tersebut diwujudkan melalui GEMA SAJADAH (Gerakan Madrasah Sampah Jadi Sedekah), sebuah gerakan kepedulian lingkungan yang melibatkan kader-kader madrasah untuk membantu menjaga kebersihan selama kegiatan berlangsung.

Baca Juga: Ahwa dan Sosok Ideal Rois AAm PBNU dalam Muktamar NU Ke -35

Dalam kegiatan tersebut, Kemenag Jombang menerjunkan 50 relawan anak dari madrasah yang dibagi menjadi dua shift. Sebanyak 25 relawan bertugas pada shift pagi pukul 09.00–13.00 WIB, sedangkan 25 relawan lainnya bertugas pada shift siang hingga sore, pukul 13.00–17.00 WIB.

Para relawan ditempatkan di sejumlah pos. Setiap pos diisi lima siswa dengan didampingi satu guru. Mereka bertugas membantu mengedukasi sekaligus melakukan pemilahan sampah yang dihasilkan selama rangkaian kegiatan Muktamar NU ke-35.

Staf Umum Kemenag Kabupaten Jombang, Catur, mengatakan GEMA SAJADAH merupakan salah satu produk unggulan Kemenag Kabupaten Jombang yang dikembangkan bersama madrasah-madrasah di wilayah tersebut.

“GEMA SAJADAH ini merupakan salah satu produk unggulan Kemenag Kabupaten Jombang. Dari madrasah kami membentuk kader-kader untuk memilah sampah, baik sampah plastik maupun sampah basah,” ujar Catur di sela kegiatan.

Menurut dia, program tersebut dijalankan melalui sinergi antara Kemenag, madrasah, dan Pemerintah Kabupaten Jombang, termasuk Dinas Lingkungan Hidup.

Baca Juga: Muktamar NU ke-35 dan Ujian Marwah: Jangan Sampai Perebutan Kekuasaan Mengalahkan Amanah

Para kader madrasah diberikan pemahaman mengenai pentingnya memilah sampah sejak dari sumbernya. Sampah plastik dipisahkan dari sampah basah sehingga lebih mudah dikelola dan memiliki nilai manfaat.

“Kami bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Jombang dan Dinas Lingkungan Hidup. Harapannya, kegiatan seperti ini bisa terus dikembangkan,” katanya.

Keterlibatan para siswa dalam kegiatan Muktamar NU ke-35 sekaligus menjadi sarana pendidikan karakter. Mereka tidak hanya belajar mengenai kebersihan lingkungan, tetapi juga membangun kepedulian, kedisiplinan, gotong royong, serta tanggung jawab sosial.

Baca Juga: KOBRA 94-99 Siap Amankan Muktamar NU ke-35 di Tambakberas Jombang

Catur berharap pengalaman GEMA SAJADAH dalam mendukung Muktamar NU ke-35 dapat menjadi momentum untuk memperkuat gerakan peduli lingkungan di kalangan madrasah.

“Ke depan, kalau ada event-event lagi, semoga pelaksanaan GEMA SAJADAH bisa semakin sukses dan semakin banyak yang terlibat,” tuturnya.

Melalui kolaborasi tersebut, Kemenag Jombang berharap semangat menjaga kebersihan tidak berhenti selama Muktamar NU ke-35, tetapi dapat menjadi kebiasaan yang terus diterapkan di lingkungan madrasah dan masyarakat. (@dex)

IKLAN LOWONGAN
PIAGAM GM

Berita Terbaru