DIORAMA VALLEY MENJADI SAKSI CAMPCER SEASON 1 PANJAT

avatar redaksi

Mojokerto, Metrosurya.com - Trawas. Diorama Valley merupakan salah satu destinasi wisata alam di kawasan Trawas, Kabupaten Mojokerto. Kali ini, komunitas Pecinta Alam PANJAT (Pendaki Jawa Timur) memilih Diorama Valley sebagai lokasi pelaksanaan Camping Ceria Season 1 yang digelar pada 22–23 November 2025. Kegiatan ini bertujuan mengenalkan bahwa Diorama Valley sangat layak dijadikan lokasi kegiatan alam terbuka, terutama berkemah.

Dengan mengusung tema “Membangun Komitmen dan Konsistensi di Komunitas”, kegiatan Camping Ceria ini dirancang untuk mempererat tali persaudaraan sekaligus menjaga komitmen antaranggota. Agenda Season 1 ini mempertemukan anggota dari Jombang, Mojokerto, Lamongan, Gresik, Surabaya, dan Sidoarjo untuk berdiskusi serta merumuskan program kegiatan ke depan.

Di bawah naungan tenda flysheet, sebanyak 51 peserta menyusun program jangka pendek dan jangka panjang. Berikut hasil rumusan RTL PANJAT 22–23 Desember 2025:

Program Kerja PANJAT:

Kopdar dilaksanakan setiap dua bulan sekali dengan sistem konsumsi gotong royong.
Pendakian dengan ketinggian 2.000–3.000 mdpl diagendakan setiap tiga bulan.

Pendakian ringan (tektok) dapat dilakukan dua bulan sekali atau bersifat kondisional.
Akan diadakan kegiatan edukatif dan sosial seperti bakti sosial, rappelling, serta pelatihan CPR.
Kegiatan yang sudah terjadwal:

Menghadiri Anniversary Formalitas pada 6–7 Desember 2025 di Indreng Genitri.

Open Donasi Semeru.
Pendakian Gunung Pundak pada 21 Desember 2025 sekaligus memperingati Hari Ibu (22 Desember).

Buyung, pengelola Diorama Valley, menyampaikan apresiasinya. “Saya sangat berterima kasih kepada teman-teman PANJAT yang telah berkenan mengadakan kegiatan di Diorama Valley. Kami juga membuka kesempatan bagi komunitas lain yang ingin mengadakan kegiatan positif di tempat ini,” ujarnya dengan penuh kegembiraan. “Semoga PANJAT bisa berkembang dengan program yang telah disusun sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat luas,” tambahnya.

Wakil Ketua PANJAT, Eko Tomo, juga memberikan pesan kepada para anggota. “Saya berharap teman-teman tetap berkomitmen dan konsisten dalam berkomunitas. Setelah ini, kita akan membersihkan kerikil-kerikil kecil yang bisa menjadi sandungan. Kami ingin membangun komunitas yang guyub, rukun, dan solid,” ucapnya.
Ia kemudian menegaskan, “Saya tidak berharap memiliki banyak anggota tapi tanpa kontribusi. Lebih baik punya sepuluh pohon jati daripada seribu pohon turi,” tuturnya.

Acara ditutup dengan doa yang dipimpin Ustad Ipang dari Jombang. Setelah itu, para peserta mengemasi perlengkapan dan bersiap kembali ke daerah masing-masing. (@k47)

GM HENDRO
KARTIN JBTB

Berita Terbaru

fATHOL