Metrosurya.com,JOMBANG – Pembangunan jalan hotmix di Desa Pandanwangi, Kecamatan Diwek, Kabupaten Jombang, menuai perhatian warga. Sejumlah warga menilai pelaksanaan proyek tersebut kurang maksimal karena pengerjaannya dinilai tergesa-gesa dan tidak melalui proses pemerataan terlebih dahulu.
“Jalan ini langsung dihotmix tanpa diratakan dulu. Akibatnya, hasilnya tidak rata dan ada bagian yang tampak bergelombang,” ungkap salah satu warga, Selasa (27/10/2025).
Baca Juga: Pemkab Jombang Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Gerakan "Jombang SAE" untuk Eliminasi TBC
Dari informasi yang diperoleh, pembangunan jalan tersebut merupakan proyek peningkatan jalan dengan lebar awal sekitar 2,6 meter yang kini diperlebar menjadi 3,5 meter. Sisa bahu jalan kanan-kiri sekitar 45 sentimeter juga turut dihotmix.
Ketua Tim Pelaksana Kegiatan (TPK) Desa Pandanwangi membenarkan adanya pelebaran jalan tersebut tanpa pemerataan lebih dulu. “Memang langsung dihotmix karena menyesuaikan kondisi lapangan,” ujarnya.
Ia juga menyatakan bahwa pelaksanaan proyek tersebut telah dilakukan sesuai dengan Rencana Anggaran Biaya (RAB) yang telah disusun.
“Semua pekerjaan sudah kami laksanakan sesuai RAB. Kami berpacu pada dokumen yang telah disetujui dan disahkan,” tegasnya.
Sementara itu, kepala desa pandanwangi kecamatan diwek, belum bisa memberikan keterangan resmi terkait paving dan rabat beton yang langsung di hotmix.
Baca Juga: Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Plemahan Polres Jombang Tinjau Lahan Jagung
Diketahui, pembangunan jalan hotmix di Desa Pandanwangi ini menggunakan anggaran dari Dana Desa (DD) tahun 2025 dengan nilai mencapai ratusan juta rupiah. Warga berharap ke depan pelaksanaan proyek infrastruktur di desa dapat lebih memperhatikan kualitas agar hasilnya lebih maksimal dan bermanfaat bagi masyarakat.
Editor : redaksi