Ketua LSM Soroti Dugaan Pungli di Yayasan Pendidikan Annur Peterongan

avatar redaksi

Metrosurya.com,Jombang– Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Generasi Nasional Hebad (GeNaH) , Hendro Suprasetyo,angkat bicara terkait dugaan pungutan liar (pungli) yang dilakukan oleh pihak Yayasan Pendidikan Annur terhadap orang tua siswa.

Ia menilai praktik tersebut mencederai prinsip pendidikan yang seharusnya bebas dari tekanan dan kewajiban biaya di luar ketentuan resmi.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU ke-35, Perbaikan Jalan hingga Penyiapan Lahan Parkir Mulai Dikerjakan

“Kami menerima sejumlah aduan dari orang tua siswa yang mengaku membayar biaya yang tidak wajar untuk Haflah Akhirussanah ,yang acaranya di luar yayasan pendidikan,” ujar Hendro kepada awak media, Rabu (14/5).

Baca Juga: PPK dan Kontraktor Pelaksana Belum Beri Tanggapan, Media Buka Ruang Hak Jawab


LSM GeNaH mendesak Dinas Pendidikan dan aparat penegak hukum untuk segera melakukan investigasi terhadap Yayasan Pendidikan Annur Peterongan. Jika ditemukan bukti pelanggaran, ia berharap pihak yayasan dikenai sanksi tegas sesuai dengan aturan yang berlaku.

“Kami akan kawal kasus ini hingga tuntas. Dunia pendidikan harus bersih dari praktik-praktik yang merugikan masyarakat,” tambah ketua LSM GeNaH

Baca Juga: Polsek Sumobito Lakukan Peninjauan Lahan Tanaman Jagung Binaan, Dalam Rangka Mendukung Ketahanan Pangan

Sementara itu, pihak yayasan belum memberikan tanggapan resmi atas tudingan tersebut. Namun sejumlah wali murid membenarkan adanya surat edaran Haflah Akhirussanah dan permintaan pembayaran yang tidak wajar hingga penyelenggaraan tersebut.(gondrong) 

IKLAN LOWONGAN

Berita Terbaru