Sertijab Bupati dan Wakil Bupati, DPRD Jombang Banjir Kecaman

avatar Muhammad Aldhen

Metrosurya.com Jombang, -Tindakan tidak mengenakan dialami sejumlah Jurnalis yang hendak meliput agenda serah terima jabatan Bupati dan Wakil Bupati masa bakti 2025-2030 di kantor DPRD Jombang, Rabu (5/3/2025), malam.

Bagaimana tidak, sejumlah wartawan yang tergabung di Organisasi Wartawan Solidaritas Wartawan Jombang (SWJ) dan juga Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) dipersulit saat hendak liputan agenda tersebut.

Baca Juga: Polisi Ungkap Tiga Kasus Kekerasan Pasca Ijazah Kubro di Jombang, Sejumlah Pelaku Diburu

Akibatnya, beberapa jurnalis dari sejumlah media elektronik maupun online tertahan di depan gerbang DPRD karena tak mendapatkan akses masuk.

"Maaf, kalau tidak membawa id card tidak boleh masuk," kata salah satu Satpam, di lokasi.

Ketua Solidaritas Wartawan Jombang, Hendro Suprasetyo menilai adanya penurunan terhadap pemahaman kerja jurnalis oleh DPRD Kabupaten Jombang. Pasalnya, DPRD Jombang sebelumnya tidaklah seperti ini.

Baca Juga: Sambut Presiden Prabowo di Penutupan Muktamar ke-35 NU, Bupati Warsubi Apresiasi Dampak Ekonomi bagi Warga Jombang

Menurutnya, Menghalangi kerja jurnalistik adalah tindakan yang melanggar kebebasan pers dan dapat dikenakan pidana. Tindakan ini juga bertentangan dengan nilai-nilai demokrasi.

"Ini merupakan sebuah penurunan DPRD Jombang terhadap pemahaman kinerja Jurnalistik. Tindakan menghalang - halangi kinerja Jurnalistik sudah bertentangan dengan nilai-nilai Demokrasi dan bisa dikenakan Pidana," ungkap Hendro.

Baca Juga: Kesejahteraan Warga Nahdliyin Harus Menjadi Prioritas 

Sementara itu, Ketua PWI Jombang, Muhammad Mufid membenarkan sekaligus menyesalkan kejadian ini. Kata dia, para jurnalis ini dilarang memasuki gedung lantaran tak membawa id card khusus yang dikeluarkan pihak sekretariat dewan. Atas hal ini, DPRD Jombang didesak berbebah.

"DPRD Jombang harus berbenah dalam keterbukaan publik. Kami wartawan bukan pengemis, yang perlu dibatasi kinerjanya. Kami wartawan profesional pasti memahami dan memiliki etika dalam peliputan, termasuk siap diatur agar kegiatan berjalan tertib. Tapi bukan dibatasi hanya untuk masuk ke gedung wakil rakyat," terangnya kepada sejumlah jurnalis.

PIAGAM GM

Berita Terbaru