Peringatan Hari Jadi  Rembang Ke 285 Di Awali Dengan Kirab Pataka Keliling Alun -Alun

avatar Muhammad Aldhen

REMBANG. Metrosurya.com. Hari jadi Rembang ke 285 diawali dengan kirab Pataka keliling alun -alun Kota Rembang. Minggu sore (26 /7). Pelaksanaan prosesi kirab diawali dengan penyerahan Pataka dari abdi dalem kepada pasukan penguasa. Selanjutnya Pataka dikirab keluar musium pendopo Kartini ke Alun- Alun dan kembali lagi ke pendopo musium.

Kirab Pataka sendiri diikuti oleh Bupati Rembang Harno SE ,jajaran forkopinda, Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta Paguyuban Permadani Kab. Rembang. Kirab Pataka kali dilaksanakan secara sederhana tetapi maknanya sangat mendalam. Tentunya bagi masyarakat Rembang ini adalah simbol komitmen pemerintah Kabupaten Rembang dalam menjaga tradisi budaya Rembang.

Baca Juga: Permadani Kabupaten Rembang ikut Memeriahkan Kirab Pusaka Peringatan Hari Jadi ke-285 Kabupaten Rembang

Dengan tetap menjaga tradisi dan menghormati para penguasa pendahulu, kabupaten Rembang yang Merakan hati jadinya ke 285 dapat menjadikan Rembang semakin maju aman dan masyarakatnya menjadi sejahtera.

Baca Juga: Tunjangan Tak Kunjung Cair, Kades Dan Perangkat Desa Di Kabupaten Rembang Ancam Segel Kantor Desa

Prosesi kirab banyak mendapatkan dari masyarakat Rembang dengan banyaknya penonton di sekitar alun-alun Kota Rembang. Nuansa kirab diiringi dengan musik tradisional seperangkat Gamelan sepanjang perjalanan. Tentunya makna yang terkandung dalam perayaan ini masyarakat Rembang dapat mencintai tradisi dan budaya lokal tetap dipertahankan.

Bambang salah satu Warga kota Rembang yang menyaksikan kirab Pataka menyampaikan apresiasinyaa atas komitmen pemerintah dalam menjaga tradisi Budaya Rembang. Walaupun tahun ini, kirab dilaksanakan secara sederhana, tetapi tetap memberikan penghormatan kepada penguasa pendahulunya. Sehingga sejarah Iki akan terus mencatat kemajuan kabupaten Rembang, ujarnya.

Baca Juga: Miris, P3A TGAI AMRIH BAROKAH di Desa Babadan  di Kerjakan Tak Sesuai Petunjuk Teknis Demi Meraup Keuntungan Pribadi

Usai Pataka dikirab Malam harinya dilakukan kegiatan tasyakuran sebagai tanda wujud syukur kepada yang pencipta.  (Sigit).

IKLAN LOWONGAN

Berita Terbaru