Metrosurya.com,Rembang ||Minggu (26/7/2026), dengan mengelilingi Alun-Alun Rembang. Sejumlah pusaka kebanggaan daerah seperti trisula, tombak, dan payung yang sebelumnya disimpan di Museum RA Kartini, diarak secara khidmat dalam prosesi budaya tahun 2026.
Kirab dimulai dari halaman Museum RA Kartini dengan penyerahan pusaka oleh Bupati Rembang Harno dan istri Musringah Harno kepada anggota Persaudaraan Masyarakat Budaya Nasional Indonesia (Permadani). Para peserta kirab tampil mengenakan busana adat Jawa, menambah kekhidmatan suasana.
Baca Juga: Kenali 17 Resiko Fraud Dalam Percepatan Revitalisi Sekolah Versi PE.TI.SI
Sebelum kirab berlangsung, pertunjukan tarian tradisional di pendapa museum menyambut masyarakat dan wisatawan yang hadir. Iringan musik gamelan dan barisan prajurit pengawal pusaka mengiringi jalannya kirab yang mengelilingi alun-alun, menarik perhatian warga yang memadati lokasi.
Baca Juga: IJTI Muria Raya Kecam Oknum Guru MTsN 1 Lasem yang Halangi Liputan Keracunan MBG
Salah Satu Peserta kirab dari Permadani Kabupaten Rembang, Yudhi (Panggilan Akrab Rembo), mengaku terharu bisa mengikuti langsung perayaan budaya tersebut.
“Saya sangat senang sekali bisa mengikuti dan menjadi bagian dari perayaan budaya seperti ini,” ungkapnya.
Kirab pusaka menjadi salah satu cara Pemerintah Kabupaten Rembang memperkenalkan dan menjaga kekayaan warisan budaya lokal agar tetap lestari dan dikenal generasi muda maupun wisatawan dari luar daerah.
Editor : redaksi