Kebersamaan Warga Dusun Kedugwatu Meriahkan Pergantian Tahun 2025-2026

avatar redaksi

Lamongan.metrosurya,com .Di tengah suasana penuh harapan yang meliputi seluruh pelosok negeri Indonesia menjelang pergantian tahun, menghadirkan acara perayaan bersama warga Dusun Kedugwatu RT
10 RT 03 Desa Selorejo, Kecamatan Sambeng, Kabupaten Lamongan.

Acara yang berlangsung dari malam Rabu hingga menjelang dini hari Kamis ini bukan hanya sekadar momen merayakan, melainkan juga simbol persatuan dan kebersamaan yang mendalam di tengah masyarakat pedesaan Indonesia.

Sebagai bagian utama dari acara malam tahun baru, akan dilakukan pembakaran satu ekor kambing dan lima ekor ayam yang telah disiapkan oleh panitia bersama tokoh masyarakat setempat.

Baca Juga: Kisah Cinta, Siswi SMP di Lamongan yang Berjuang di Warung "Malam" Demi Sekolah Kini Dibantu Ipda Purnomo

Proses ini tidak hanya untuk menyediakan hidangan bersama, tetapi juga membawa nilai budaya dan sosial yang dalam berbagi makanan menjadi bentuk ungkapan syukur atas berkah tahun 2025 serta penghormatan terhadap tradisi gotong royong yang melekat dalam kehidupan masyarakat Indonesia.

Ketika matahari tenggelam dan langit Desa Selorejo diterangi lampu-lampu kecil, warga mulai berkumpul di lokasi acara. Anak-anak bermain dengan semangat sementara para lansia duduk berbagi cerita tentang tahun yang telah berlalu. Semua berkumpul dengan tujuan yang sama merayakan dan menyambut tahun baru 2026 dengan optimisme dan harapan yang tinggi.

Pada saat pergantian tahun menjelang hari Kamis, suasana mencapai puncaknya. dan mengucapkan doa untuk negeri yang lebih baik, Desa Selorejo yang maju, dan setiap keluarga di Dusun Kedugwatu.

Baca Juga: Pembukaan MATAMUDA 2026/2027, MI Hayatul Islam Siapkan Generasi Madrasah yang Unggul Berakhlak Mulia dan Berprestasi

Hidangan kemudian dibagikan secara merata tanpa memandang latar belakang, menunjukkan bahwa kebersamaan dalam acara ini terwujud dalam tindakan nyata sebagai bagian dari kesatuan masyarakat Indonesia.

Makna mendalam tidak hanya bagi warga setempat, tetapi juga seluruh masyarakat Indonesia. Di tengah perkembangan zaman yang cepat, momen seperti ini menjadi pengingat pentingnya menjaga silaturahmi, menghargai nilai budaya lokal, dan menjunjung tinggi semangat persatuan sebagai pondasi keutuhan bangsa.

Baca Juga: Kasus KIP Kuliah Unisla: Pelapor Cabut Aduan di Kejari Lamongan, Alihkan Laporan ke Kejati Jatim

Pergantian tahun 2025 ke 2026 di sini menjadi titik awal harapan baru serta bukti bahwa kebersamaan dari akar masyarakat pedesaan akan terus menjadi kekuatan utama membangun masa depan bangsa Indonesia
(Edi)

IKLAN LOWONGAN

Berita Terbaru