BADUNG, METROSURYA.com — Bali tak hanya menawarkan pantai dan budaya, tetapi juga wisata edukatif yang ramah keluarga. Salah satunya adalah Deluang Sari Pulau Penyu Bali (Turtle Island) di kawasan Tanjung Benoa, Kabupaten Badung. Destinasi ini menjadi pilihan tepat bagi wisatawan yang ingin mengajak keluarga, khususnya anak-anak, mengenal satwa dilindungi secara dekat dan bertanggung jawab. Rabu (31/12/25)

Di Pulau Penyu Deluang Sari, pengunjung diajak menjelajahi beragam satwa yang dilindungi, mulai dari penyu, iguana, kelelawar, hingga aneka unggas. Daya tarik utamanya berada pada penangkaran penyu, tempat wisatawan dapat melihat langsung proses konservasi, mulai dari anak penyu hingga penyu dewasa yang usianya disebut mencapai puluhan bahkan hampir seratus tahun.

Pengelola menegaskan bahwa Pulau Penyu merupakan kawasan penangkaran dan edukasi, bukan tempat pelepasan anak penyu. Konsep ini bertujuan menanamkan kesadaran kepada pengunjung tentang pentingnya menjaga kelestarian satwa laut dan ekosistemnya sejak usia dini.

Pengalaman wisata ke Deluang Sari Pulau Penyu diawali dengan perjalanan menggunakan glass bottom boat. Melalui perahu berlantaikan kaca ini, pengunjung dapat menikmati keindahan bawah laut Tanjung Benoa, melihat terumbu karang serta ikan-ikan tropis tanpa harus menyelam.

Wisata edukatif ini juga dimanfaatkan oleh wisatawan dari luar daerah. Seperti yang dilakukan Nur Afni Maulidah, bocah kelas 1 SDN Babaktulung, Kecamatan Sarang, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah. Ia menghabiskan masa liburan Natal dan Tahun Baru bersama keluarganya dengan berkunjung ke Pulau Dewata Bali dan Pulau Penyu sebagai salah satu tujuan wisatanya di sejumlah wisata lainnya.

Bagi Nur Afni, kunjungan tersebut menjadi pengalaman baru yang menyenangkan sekaligus edukatif. Ia dapat melihat penyu dari jarak dekat dan mengenal berbagai satwa dilindungi, sesuatu yang jarang ditemui di lingkungan tempat tinggalnya.

Dengan konsep wisata yang menggabungkan petualangan, edukasi, dan konservasi, Pulau Deluang Sari Penyu Bali layak dijadikan pilihan wisata keluarga. Liburan tidak hanya menjadi ajang rekreasi, tetapi juga sarana belajar mencintai alam dan menjaga keberlanjutan satwa yang dilindungi. (@red)
Editor : redaksi