Kwarcab Rembang Gelar Rapat Pleno Program Kerja Tahun 2026

avatar redaksi

REMBANG – Metrosurya.com | Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Rembang menggelar Rapat Pleno pembahasan program kerja dan anggaran tahun 2025–2026 di Sanggar Pramuka, Jalan Rembang–Blora KM 5, Sabtu (27/12).

Rapat pleno tersebut dihadiri Ketua SPI Kwarcab Rembang Kak Mulyono, Ketua Harian Kwarcab H. Nur Rofik, Sekretaris Kwarcab Eko Purwanto, para Wakil Ketua (Waka) Kwarcab, serta jajaran andalan.

Baca Juga: Suspensi SPPG di Rembang Disinyalir Tidak Sesuai Aturan, KASPPG Terancam SP1

Ketua Kwarcab Rembang, Gunasih, SE, dalam sambutannya menegaskan bahwa rapat pleno pembahasan anggaran per bidang diwajibkan dilaksanakan pada bulan Desember. Hal itu dilakukan untuk mengantisipasi pelaksanaan kegiatan yang sudah berjalan sejak awal Januari.

“Pembahasan anggaran per bidang wajib dilakukan di bulan Desember agar kegiatan di bulan Januari tidak terkendala,” ujar Gunasih.

Ia menjelaskan, Rapat Kerja Cabang (Rakercab) sejatinya direncanakan berlangsung pada akhir Desember. Namun, pelaksanaannya di Bumi Perkemahan (Buper) Karangsari Park dinilai kurang memungkinkan apabila dilaksanakan secara terpisah karena dikhawatirkan jumlah peserta tidak maksimal.

“Untuk menyemarakkan kegiatan di Buper Karangsari Park, Rakercab nantinya akan dibarengi dengan pelantikan pengurus Buper, anggota Pramuli, serta setiap peserta diwajibkan membawa bibit tanaman untuk ditanam di Buper,” jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Gunasih juga memerintahkan Bidang Koperasi Usaha dan Sarana Prasarana (KUSP) untuk mencari konsultan dalam rangka revitalisasi Buper Karangsari Park yang saat ini dinilai membutuhkan sentuhan perbaikan.

“Sudah kami siapkan anggaran sebesar Rp400 juta untuk rehabilitasi sarana dan prasarana di Buper, termasuk penataan lapangan upacara,” tegasnya.

Baca Juga: Tiga Kwartir Ranting Gunem, Sluke, Sedan Absen Dalam Gelaran Eagle Scott Rembang 2026

Selain itu, untuk tahun anggaran 2026, Kwarcab Rembang telah mengalokasikan anggaran bagi tujuh staf Kwarcab—lima staf di Sanggar dan dua staf di Buper—sebesar Rp294 juta. Ditambah dana hibah Buper sebesar Rp350 juta yang masih ditambah Rp215 juta, sehingga totalnya menjadi Rp565 juta.

“Secara keseluruhan, total anggaran Kwarcab Rembang tahun 2026 mencapai sekitar Rp1,2 miliar. Dengan kesiapan tersebut, pada tahun 2027 kami optimistis mencalonkan diri sebagai tuan rumah kegiatan tingkat Jawa Tengah, yakni Estafet Tunas Kelapa yang dibarengi dengan Upacara Hari Pramuka se-Jawa Tengah,” paparnya.

Gunasih juga menyampaikan dukungan pemerintah daerah terhadap akses infrastruktur menuju Buper. Pemerintah daerah akan membangun Jalan Sudo–Kaliombo dengan anggaran sekitar Rp2 miliar serta Jalan Landoh–Sekar Arum dengan nilai sekitar Rp15–17 miliar.

“Jika akses utama menuju Buper sudah baik, maka akses dari Desa Seren menuju Buper perlu dilebarkan agar kendaraan dapat bersimpangan. Untuk sementara bisa dilakukan dengan penambahan bahu jalan atau pembangunan talud,” imbuhnya.

Baca Juga: Pengajian Akbar Harlah ke-3 SMK dan Ponpes Arrohmaniyah Dipadati Jamaah, Gus Iqdam Jadi Magnet Utama

Di sisi lain, Gunasih mengungkapkan bahwa hingga saat ini dana donasi bencana yang berhasil dihimpun mencapai Rp276.653.200. Dana tersebut rencananya akan disalurkan untuk membantu korban bencana di Sumatra.

Sementara itu, paparan Rakorcab per bidang yang mendapat apresiasi peserta rapat datang dari Bidang KUSP. Untuk pertama kalinya, bidang ini diproyeksikan menjadi salah satu sumber pendanaan alternatif guna menopang berbagai kegiatan Kwarcab Rembang.

Waka KUSP, Moh. Rif’an, menyampaikan bahwa selain mengandalkan iuran anggota, Kwarcab perlu mengembangkan unit usaha dengan memaksimalkan bumi perkemahan secara maksimal. (Sgt) 

GM HENDRO
KARTIN JBTB

Berita Terbaru

fATHOL