REMBANG. Metrosurya.com. Gempa Bumi Tektonik yang melanda provinsi NTT Senin (31/8) pukul 15.03.30 WIB Flores yang telah mengguncang dan juga mengetuk nurani kita semua. Diacara Kegiatan Estafet Tunas Kelapa (ETK) yang berlangsung (30-31/8) team Pramuli kwarcab Rembang langsung menggelar dana kemanusiaan yang akan dibantukan ke daerah bencana di NTT.
Ketua kwartir Cabang Rembang Gunasih melalui Waka Humas Arif ketika ditemui awak media menyampaikan bahwa kami membuka bumbung kemanusiaan dalam gelaran ETK yang nantinya juga akan kami sebarkan lagi ke gudep-gudeo diwilayah Kwartir Cabang Rembang,ucapnya.
Baca juga: Luput Dari Sorotan Gelaran Lomba Mewarnai Dalam Pemberangkatan ETK Kwarcab Rembang
Lanjut dia, kita selalu berpartisipasi dalam musibah yang menimpa masyarakat kita, mulai dari kebakaran yang menimpa masyarakat, kita juga memberikan bantuan. Walaupun itu tidak banyak namun kita sebagai anggota Pramuka sangat berempati untuk membantu masyarakat kita.
Baca juga: Masyarakat Maguan Kaliori Rela Keluarkan makanan dan Air minuman Untuk Pasikan ETK
Sementara itu petugas lapangan yang mengedarkan bumbung kemanusiaan Rini Yuliastuti ( biasa disapa kak Yuli) bersama dengan anggota DKC dan juga Unit Bantu Pertolongan Pramuka (UBALOKA) langsung mengedarkan bumbung kemanusiaan dari tenda ke tenda. Dimana hampir semua anak memberikan bantuan bumbung kemanusiaan peduli Gempa NTT.
Menurut beberapa pembina yang mengikuti perkemahan sangat mengapresiasi kegiatan kemanusiaan ini.Hal ini wujud nyata dari Dasa Darma Pramuka 2 yang berbunyi cinta alam dan kasih sayang sesama manusia.
Bakti sosial Pramuka saat gempa NTT itu bukan cuma "bantu orang". Buat Pramuka sendiri ada banyak manfaat bahwa Pramuka tidak hanya tepuk dan nyanyi saja seperti yang dilansir beberapa lembaga tetapi merupakan aksi nyata dan turun langsung ke lapangan bikin anak ngerti arti peduli itu nyata, Pramuka jadi terbiasa dengan situasi darurat. Belajar cepat, sigap, tidak panik, sertab menanamkan Ikhlas dan rasa tanggung jawab sesuai dengan saya dan darma.
Baca juga: Tampilkan Dalang Cilik Untuk Dukung Estafet Tunas Kelapa (ETK)
Sisi lain juga menanamkan Jiwa Sosial dan rasa kesetiakawanan yang tinggi ,empati, Pekalongan terhadap musibah yang menimpa siapa saja. Kadang masih ada beberapa arang yang hanya melihat Pramuka dari kulitnya saja, ia tidak melihat bagaimana pendidikan karakter yang ditanamkan oleh para pelatih Pembina Pramuka begitu dalam maknanya ketika ia beranjak dewasa, imbuh Totok pembina SMP N 1 Kaliori. (Sigit).
Editor : redaksi