Luput Dari Sorotan Gelaran Lomba Mewarnai Dalam Pemberangkatan ETK Kwarcab Rembang

Reporter : Muhammad Aldhen

REMBANG. Metrosurya.com Dibalik gelaran estafet Tunas Kelapa yang diselenggarakan dari tanggal 30-31 Agustus 2026, ternyata juga diramaikan dengan lomba mewarnai sekecamatan Kaliori. Kegiatan yang dilaksanakan di arena perkemahan dilaksanakan Senin (31/8) diikuti oleh 20 TK se Kecamatan Kaliori.


Kordinator Lomba mewarnai Rini Isyulianti menyampaikan bahwa dengan menyampaikan kami ingin memberikan penanaman karakter anak-anak lewat kegiatan mewarnai. Dimana dengan mewarnai mereka bebas untuk mengekspresikan perasaan dirinya dalam mewarnai dengan goresan -goresan yang sesuai dengan nurani serta alam yang ia lihat secara nyata, ujar dia 

Baca juga: Sambut ETK Buka Bumbung Kemanusiaan Diarena Perkemahan Jambore Penggalang Rembang Dan KalioriĀ 

Salah satu peserta dari TK  Pertiwi Maguan Indah ketika ditemui awak media yang didampingi orang tuanya menyampaikan merasa senang. Ia juga ingin menjadi salah satu pembawa bendera Pramuka yang ikut kegiatan Pramuka, ucapnya dengan rasa gembira.

Hal itu dibenarkan oleh Koordinator ETK Arif kami menyelenggarakan berbagai kegiatan dalam menyambut ETK kali ini. Salah satu yang luput dari pantauan beberapa media diantaranya ECO bakti sosial bersih dan juga lomba mewarnai. Namun hari ini Rabu (1/9) ada beberapa yang sudah merilis kegiatan ke duanya. Kami sangat mengapresiasi seluruh awak media yang ikut membesarkan dan merilis kegiatan ETK Kwarda Jateng dimana Rembang Sebagai Start awal dimulainya kegiatan ETK 2026, paparnya.

Baca juga: Masyarakat Maguan Kaliori Rela Keluarkan makanan dan Air minuman Untuk Pasikan ETK

Salah satu komponen kegiatan yang berada di arena perkemahan dilapangan sepakbola desa Wiroto adalah lomba mewarnai bagi anak-anak TK dan Paud. Kegiatan ini mendapatkan respon cukup banyak dikalangan TK dan Paud di wilayah Kecamatan Kaliori sebagai tempat penyemayaman ETK.

Harapan kami tentunya mereka yang mengikuti  lomba mewarnai Estafet Tunas Kelapa bukan sekadar "isi gambar biar rapi". Punya makna pendidikan yang dalam . Diantaranya Lewat mewarnai, anak Siaga dilatih berani berekspresi. 
Tidak ada warna "salah". Yang ada anak belajar menuangkan ide: "Tunas Kelapa aku mau warna hijau segar karena semangat" Mewarnai butuh fokus di dalam garis, rapi, tidak buru-buru. 
Sesuai dengan Dwi Satya Pramuka Siaga*: "Siaga berani dan tidak putus asa". Anak belajar sabar menyelesaikan sampai akhir.

Baca juga: Tampilkan Dalang Cilik Untuk Dukung Estafet Tunas Kelapa (ETK)

Secara psikologi, mewarnai melatih pegang krayon, koordinasi mata-tangan. Penting banget untuk anak usia Siaga dan pra siaga. Secara terkonsep kegiatan in mienanamkan rasa percaya diri dan karakter pada anak usia dini untuk lebih berani dalam memainkan pena warna dan juga keberanian dalam mengambil keputusan lewat goresan pensil warna, pungkasnya.(Sigit).

sekretaris ETK Kak Mohammad Yusuf memberikan hadiah juara kepada peserta terbaik.

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru