Metrosurya.com,Kuningan Jawa Barat - 7 desa di Kabupaten Kuningan dilanda tanah longsor beberapa hari terakhir.
Peristiwa ini tidak menimbulkan korban jiwa. Namun demikian, warga diminta meingkatkan kewaspadaan seiring dengan datangnya musim hujan.
Baca Juga: 19 Titik Banjir dan Longsor Terjang Kuningan, BPBD Pastikan Tidak Ada Korban Jiwa
Hujan yang mengguyur wilayah Kuningan beberapa hari terakhir telah memicu terjadinya sejumlah bencana alam.
Tanah longsor terjadi di sejumlah kecamatan. Tercatat ada tujuh desa yang mengalami peristiwa ini.
Tanah longsor di tujuh desa telah menyebabkan kerusakan rumah warga, hingga fasilitas umum.
Kepala Pelaksana BPBD Kuningan Indra Bayu Permana, mengimbau pemrintah desa dan warganya agar meningkatkan kewaspadaan.
Adapun ketujuh desa yang dilanda tanah longsor di Kuningan yakni, Desa Bayuning, Rambatan, Purwasari, Kadatuan, Citapen, Pasiragung, dan Cibinuang.
"Seluruh kejadian berlangsung hampir bersamaan, saat hujan deras mengguyur sebagian besar wilayah Kuningan,” ungkapnya.
Tembok penahan tanah (TPT) di Desa Bayuning roboh akibat longsor. TPT sepanjang 10 meter itu ambruk menimpa kandang ternak milik warga.
Di Desa Rambatan, longsor merusak TPT anak Sungai Ciawi dan menyeret tiang pondasi atap lapangan voli.
Baca Juga: Kamseltibcar di Cirendang, 2 Bus Tak Laik Jalan dan 24 Knalpot Brong Diamankan
Sementara di Purwasari, tembok rumah warga roboh setelah tertimpa TPT halaman rumah di atasnya.
Longsor juga melanda Desa Citapen dan Pasiragung, Kecamatan Hantara.
Di Citapen, lahan pertanian tertimbun material tanah dan TPT yang ambruk akibat tanah longsor.
Kemudian di Pasiragung, TPT penyangga jembatan penghubung dua dusun terkikis arus sungai. Jembatan tersebut terancam ambruk.
TPT Sungai Bojong di Desa Kadatuan juga ambles dan mengancam jembatan jalan lingkungan.
Baca Juga: Daftar Eselon 3 dan Eselon 4 ASN Pemkab Kuningan Hasil Mutasi Hari Ini
Selain itu, material longsoran di Desa Cibinuang, mengancam dua rumah warga di atasnya serta menyebabkan limpasan air ke pekarangan di bawahnya.
"Tim BPBD bersama aparat desa, TNI, Polri, dan Dinas PUTR sudah kami kerahkan ke lapangan untuk melakukan asesmen, pembersihan material longsor, serta langkah-langkah mitigasi sementara,” jelas Indra.
Selain itu, BPBD Kuningan juga menyalurkan bantuan darurat berupa terpal, bronjong, karung, serta material bangunan, dan mengimbau masyarakat agar waspada terhadap potensi longsor susulan.
"Cuaca di sebagian besar lokasi kini berawan hingga hujan ringan. Kami terus memantau perkembangan dan mengingatkan warga, untuk segera mengungsi jika hujan kembali turun deras,” pungkasnya.
Engkos Kostaram
Editor : redaksi