Pati | metrosurya.com – Pemerintah Kabupaten Pati kembali melakukan perombakan jabatan tinggi pratama dengan melantik lima Kepala Dinas baru di Pendopo Kabupaten Pati, Rabu (12/11/2025).
Pelantikan yang dipimpin langsung oleh Bupati Pati Sudarno, ST, MT ini diharapkan bukan sekadar seremoni rutinitas, melainkan langkah nyata memperkuat tata kelola pemerintahan dan pelayanan publik di daerah.
Lima pejabat yang resmi menempati posisi strategis tersebut yakni:
1.Bhakti Juniar Isrony, S.STP, M.Si – Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disdagperin).
2.Tri Wijanarko, S.Sos, M.Si – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).
3.Sunarji, S.Pd, M.M – Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar).
4.Sri Mulyani, S.KM, M.Kes – Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes).
5.Eko Priyanto, S.T, M.T – Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR).
Baca Juga: Polsek Sukolilo Bergerak Cepat Gagalkan Tawuran Remaja, Delapan Pelajar Diamankan
Dalam sambutannya, Bupati Sudarno menegaskan pentingnya semangat perubahan di lingkungan birokrasi.
“Pelantikan ini bukan sekadar pergantian nama atau jabatan, tapi tantangan bagi kita semua untuk memperkuat pelayanan dan menjawab kebutuhan masyarakat,” ujarnya.
Meski demikian, publik menaruh harapan besar agar rotasi pejabat ini tidak berhenti pada tataran simbolik.
Masyarakat menuntut agar para kepala dinas baru membawa angin segar dalam transparansi, inovasi, dan kecepatan pelayanan publik, bukan sekadar melanjutkan pola lama yang birokratis dan tertutup.
Langkah reformasi birokrasi hanya akan terasa jika ada perubahan nyata di lapangan — mulai dari perizinan usaha yang lebih mudah, pembangunan infrastruktur yang transparan, hingga penegakan ketertiban yang humanis dan berkeadilan.
Baca Juga: Warga Sukolilo Tertipu Investasi Peternakan Sapi, Rugi Rp255 Juta
Sebagai lembaga publik, Pemkab Pati diingatkan agar selalu menempatkan kepentingan masyarakat di atas kepentingan jabatan.
Pelantikan ini harus menjadi momentum evaluasi kinerja, bukan ajang pembagian kursi kekuasaan.
Redaksi menilai, pelantikan lima kepala dinas baru ini bisa menjadi titik balik menuju pemerintahan yang lebih bersih, responsif, dan profesional — asalkan komitmen moral dan integritas pejabat benar-benar diterapkan, bukan sekadar diucapkan.
( Dwi s )
Editor : redaksi