HIPMI Jawa Timur Gelar Rakerda XVII dan Forbisda 2025: Dorong UMKM Naik Kelas Lewat Kolaborasi dan Inovasi

avatar redaksi

Surabaya, Metrosurya.com — Suasana penuh semangat dan energi muda mewarnai Rapat Kerja Daerah (Rakerda) XVII sekaligus Forum Bisnis Daerah (Forbisda) yang digelar oleh Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) Jawa Timur di The Westin Grand Ballroom and Convention Center, Surabaya, Kamis (23/10/2025). Ratusan pengusaha muda, perwakilan pemerintah, perbankan, hingga investor hadir memenuhi ruang acara yang didesain megah, mencerminkan optimisme kebangkitan ekonomi daerah.


Mengusung tema “Muda, Mandiri, dan Berdaya: Wujudkan UMKM Jawa Timur Naik Kelas”, kegiatan ini menjadi ruang kolaborasi bagi para pelaku usaha muda untuk memperkuat daya saing sekaligus mendorong transformasi UMKM menjadi usaha yang lebih besar dan mandiri.

Baca Juga: Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, Apresiasi dan Dukung AWS Bentuk Satgas Monitoring MBG

Ketua Umum BPD HIPMI Jatim, Ahmad Salim Assegaf, menjelaskan bahwa Forbisda menjadi ajang strategis untuk mempertemukan pelaku UMKM dengan berbagai mitra penting, mulai dari pemerintah, perbankan, investor, hingga perwakilan konsulat jenderal.

“Forum ini bukan sekadar pertemuan, tapi wadah untuk membangun jejaring bisnis yang konkret. Teman-teman HIPMI bisa langsung berinteraksi dengan mitra strategis agar ekonomi dan skala usaha mereka meningkat, bahkan naik kelas,” ujar Salim.

Dalam forum tersebut, puluhan pelaku UMKM yang terpilih akan melalui proses kurasi hingga tersisa 18 finalis. Para finalis ini mendapat kesempatan mempresentasikan ide bisnis dan produk unggulannya di hadapan mitra strategis, membuka peluang kerja sama maupun investasi baru.

Setelah rangkaian Forbisda, HIPMI Jatim melanjutkan kegiatan dengan Rakerda XVII untuk menyusun arah program kerja ke depan. Salah satu fokus utama ialah menyinergikan agenda HIPMI dengan kebijakan pemerintah, terutama terkait pemberdayaan UMKM, seperti program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan penguatan ekonomi desa melalui Koperasi Desa Merah Putih.

Ketua Umum BPP HIPMI, Akbar Himawan Buchari, yang turut hadir, menegaskan pentingnya peran HIPMI dalam mendukung lima program prioritas nasional, terutama di bidang ketahanan pangan dan energi.

“Semangatnya adalah bagaimana UMKM bisa menikmati hak yang sama sesuai dengan nilai-nilai Pasal 33 UUD 1945. HIPMI harus berada di garda depan untuk mewujudkan itu,” tegas Akbar.

Baca Juga: Ribuan Porsi MBG Diduga Picu Keracunan Massal di Surabaya, Distribusi Dihentikan Sementara

Ia menambahkan, kebijakan pemerintah yang membuka akses bagi UMKM di sektor strategis seperti energi dan pangan harus direspons positif oleh HIPMI melalui inovasi dan kolaborasi.

“Program Makan Bergizi Gratis bukan hanya soal menyediakan makanan sehat, tapi juga membangun ekosistem ekonomi yang melibatkan pelaku usaha. Begitu pula di sektor energi, kini UMKM diberi ruang lebih luas untuk terlibat dalam sektor pertambangan,” ujarnya.

Sementara itu, Gubernur Jawa Timur yang diwakili oleh Sekretaris Daerah Provinsi Jatim, Adhy Karyono, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi atas kontribusi HIPMI Jatim yang terus berperan aktif dalam memperkuat sektor ekonomi daerah melalui inovasi dan pemberdayaan UMKM.

“Pemerintah Provinsi Jawa Timur menyambut baik langkah HIPMI dalam memperkuat peran wirausaha muda. Kolaborasi antara dunia usaha dan pemerintah menjadi kunci agar UMKM kita mampu bertransformasi, naik kelas, dan berdaya saing di tingkat nasional maupun global,” ujar Adhy.

Baca Juga: Dukung Program MBG, BPJS Kesehatan Dorong Keaktifan JKN bagi Seluruh SPPG Surabaya

Ia menegaskan, pemerintah provinsi siap mendukung setiap langkah kolaboratif yang mendorong kemandirian ekonomi dan penciptaan lapangan kerja baru, khususnya bagi generasi muda pengusaha.

Menjelang akhir acara, suasana semakin hangat ketika para peserta Forbisda berbaur dalam sesi business matching dan networking. Percakapan ringan tentang peluang kerja sama terdengar di berbagai sudut ruangan, menandai semangat kolaboratif yang menjadi napas kegiatan ini. Beberapa peserta tampak antusias menukar kartu nama, sementara lainnya berdiskusi tentang potensi ekspansi usaha di sektor kuliner, teknologi, hingga energi terbarukan.

Rakerda XVII dan Forbisda HIPMI Jatim tahun ini menegaskan satu pesan penting: bahwa kekuatan ekonomi Jawa Timur bertumpu pada generasi muda yang berani berinovasi, mandiri, dan siap bersinergi untuk membawa UMKM naik kelas. (@dex)

 

GM HENDRO
KARTIN JBTB

Berita Terbaru

fATHOL