Metrosurya.com,Lamongan – Kepala Desa Dumpiagung, Kecamatan Kembangbahu, H. Nuriyanto, secara resmi meluruskan simpang siur informasi terkait penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) di wilayahnya. Langkah ini diambil untuk meredam kesalahpahaman publik yang muncul pasca beredarnya rekaman video seorang warga yang mengaku tak pernah menerima BLT dan hanya mendapatkan bantuan beras.
Berdasarkan hasil verifikasi dan validasi data administrasi Pemerintah Desa (Pemdes) Dumpiagung, klaim dalam video tersebut dipastikan tidak akurat. Data resmi mencatat bahwa warga yang bersangkutan justru telah terdaftar dan menerima hak BLT secara bertahap dalam beberapa periode anggaran sebelumnya.
Guna membedah persoalan secara transparan dan mendinginkan suasana, Pemdes Dumpiagung menggelar dialog terbuka di kediaman Kepala Dusun Kedungbulu pada Senin (27/7/2026) malam. Forum yang berlangsung penuh kekeluargaan ini dihadiri warga lokal, jajaran Ketua RT/RW, serta seluruh Kepala Dusun se-Desa Dumpiagung.
Dalam kesempatan itu, H. Nuriyanto menegaskan komitmennya mengawal seluruh program bantuan sosial agar selalu presisi dan dapat dipertanggungjawabkan. “Prinsip kami jelas, seluruh bantuan harus tepat sasaran sesuai aturan dan data riil. Jika ada warga yang ragu atau merasa belum terdata, pintu komunikasi selalu terbuka lewat RT, RW, maupun Kepala Dusun untuk kita cek bersama secara terbuka,” ujarnya.
Nuriyanto menjelaskan penelusuran ulang buku induk penerima bantuan membuktikan hak warga tersebut sudah disalurkan bertahap. Oleh karena itu, narasi yang seolah menyebutkan Pemdes menelantarkan hak warga dinilai tidak sesuai fakta administrasi desa. Ia pun berpesan, “Intinya, berbuatlah baik untuk sesama, apa pun jabatanmu.”
Sementara itu, perwakilan insan pers Agus Triono menyatakan klarifikasi ini merupakan pelaksanaan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, khususnya terkait Hak Jawab dan Hak Koreksi. “Media bertanggung jawab menghadirkan fakta utuh dan akurat agar tak memicu persepsi keliru di tengah masyarakat,” terangnya.
Lewat pemaparan data ini, Pemdes Dumpiagung mengimbau warga tak mudah terprovokasi isu yang belum terverifikasi, dan selalu mengedepankan konfirmasi lewat saluran resmi desa. Pemerintah desa juga memastikan akan terus memegang teguh prinsip transparansi dan akuntabilitas dalam setiap penyaluran program kesejahteraan rakyat.
(Edi)
Baca Juga: Peduli Kesehatan Mata, Ipda Purnomo dan RS KMU Lamongan Gelar Baksos Gratis di kecamatan Glagah
Editor : redaksi