PATI | Metrosurya.com – Kondisi lingkungan di Kabupaten Pati dinilai semakin memprihatinkan seiring meningkatnya kejadian banjir di berbagai wilayah. Menyikapi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pati menegaskan pentingnya pendidikan lingkungan hidup di sekolah sebagai upaya pencegahan bencana dalam jangka panjang.
“Kondisi sekarang sudah berubah. Banjir terjadi di mana-mana. Karena itu, pendidikan lingkungan hidup di sekolah menjadi bagian penting dari upaya pencegahan jangka panjang,” tegasnya.
Baca Juga: Polsek Sukolilo Bergerak Cepat Gagalkan Tawuran Remaja, Delapan Pelajar Diamankan
Selain upaya edukatif, Pemkab Pati juga terus melakukan koordinasi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dalam penanganan bencana. Koordinasi tersebut dilakukan bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) serta kementerian terkait, khususnya dalam penyediaan bantuan pangan dan pemenuhan kebutuhan dasar bagi masyarakat terdampak.
Baca Juga: Warga Sukolilo Tertipu Investasi Peternakan Sapi, Rugi Rp255 Juta
Di bidang pendidikan lingkungan, Kabupaten Pati mencatat capaian positif pada tahun 2025. Tercatat satu sekolah berhasil meraih predikat Sekolah Adiwiyata Mandiri, empat sekolah Adiwiyata Nasional, 13 sekolah Adiwiyata Provinsi, serta 31 sekolah Adiwiyata Kabupaten.
Capaian tersebut diharapkan mampu memperkuat gerakan pendidikan lingkungan hidup yang berkelanjutan serta memberikan dampak nyata dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan, khususnya dalam menghadapi ancaman bencana banjir di Kabupaten Pati.
( Dwi s )
Editor : redaksi