Rembang. Metrosurya.com - Bagi mahasiswa, KKN (Kuliah Kerja Nyata) bermakna sebagai wadah pengembangan diri holistik yaitu mengaplikasikan ilmu (IPTEKS) langsung ke masyarakat, mengasah soft skills seperti kepemimpinan dan problem-solving, meningkatkan empati serta kepedulian sosial, mendewasakan pola pikir, dan memahami langsung tantangan pembangunan di Indonesia, sekaligus memenuhi kewajiban Tridharma Perguruan Tinggi (pendidikan, penelitian, pengabdian masyarakat). Ini adalah pengalaman nyata yang membentuk mahasiswa menjadi sarjana yang lebih kompeten, kritis, dan bertanggung jawab.
Tidak terkecuali Mahasiswa dari salah satu Universitas ternama di Indonesia yaitu UGM (Universitas Gadjah Mada) Jogyakarta yang melaksanakan KKN di Desa Criwik kecamatan Pancur Kabupaten Rembang.
Baca Juga: Jelang Pembagian Rapot Kenaikan Kelas Gudep 101-102 Pangkalan SMPN 1 Rembang Gelar LT 1
Rombongan yang beranggotakan 13 orang ini melaksanakan tugas kampus sejak 20 Desember hingga 7 Februari atau terbilang 50 hari.
Fadhil merupakan salah satu mahasiswa menyampaikan bahwa selama beberapa hari kedepan di desa criwik akan berbaur dengan masyarakat serta mengikuti kegiatan masyarakat desa "kami membagi tugas seperti kemarin hari jumat mahasiswa perempuan ikut tahlilan ,serta berbaur dan mengenal kegiatan warga untuk mempelajari potensi lokal dan sumber daya alam dan manusia yang ada di desa".
Baca Juga: Dongkrak Pendapatan Wana Wisata Mantingan,Bangun Terapi Pijat Ikan
Adapun tujuan dari kegiatan KKN Ini meliputi tema :
Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Potensi Lokal sebagai Strategi Penguatan Ekonomi Kreatif menuju Kemandirian Desa Criwik yang Berkelanjutan
Tujuan:
Tujuan Kegiatan KKN-PPM UGM Periode IV Tahun 2025/2026 di Kecamatan Pancur, Kabupaten Rembang, Provinsi Jawa Tengah adalah sebagai berikut.
• Mengoptimalkan pengelolaan dan pelestarian sumber daya alam melalui sosialisasi, edukasi, dan pengembangan potensi lokal.
• Mendukung peningkatan mutu pendidikan dasar dan literasi masyarakat.
• Mengimplementasikan pemanfaatan teknologi digital untuk meningkatkan efisiensi UMKM dan mendukung pelestarian potensi lokal.
• Mengedukasi masyarakat terkait pentingnya pola hidup sehat.
• Mengadakan kegiatan edukatif kepada masyarakat tentang pengelolaan lingkungan dan kualitas hidup yang berkelanjutan.
Baca Juga: Perhutani KPH Mantingan dan Kebonharjo Perpanjang Kerjasama Bidang Perdata dan Tata Usaha Negara
Pada hari ini sabtu 27 Desember 2025 ,mereka berkunjung di salah satu centra Budidaya Jamur Tiram Tisyajayacrispy,pemilik usaha Suryono mengatakan sangat welcome terhadap kedatangan para Mahasiswa "kami senang bisa berbagi pengalaman ,dan kami juga siap membantu apa yang di butuhkan para KKN apabila ada yang perlu di butuhkan dalam menyelsaikan tugas terutama di pemberdayaan jamur" ungkap Suryono.
Editor : redaksi