Metrosurya.com,Jombang,- Pelaksana proyek dari salah satu kegiatan Dinas Pertanian kabupaten Jombang akhirnya angkat bicara terkait sejumlah sorotan publik dan media mengenai pelaksanaan proyek yang dinilai lambat dan minim transparansi.
Dalam keterangannya kepada wartawan pada Rabu (23/07), pelaksana proyek, Pak Joni dari CV Kharisma Tehnik, menjelaskan bahwa keterlambatan dan beberapa kendala teknis yang terjadi di lapangan bukan disebabkan oleh kelalaian pihaknya, melainkan karena faktor administratif dan cuaca yang tidak mendukung.
Baca juga: Pemkab Jombang Luncurkan Perbup Skrining Aktif dan Gerakan "Jombang SAE" untuk Eliminasi TBC
> “Kami tetap berkomitmen menyelesaikan dan membenahi proyek ini . Kami ada sedikit Kendala kondisi cuaca ekstrem cukup mempengaruhi progres pembangunan,terkait papan informasi sudah kita pasang. ” ujar joni.
Ia juga membantah adanya indikasi penyelewengan anggaran seperti yang sempat beredar. Menurutnya, semua proses telah melalui mekanisme pengawasan internal dinas dan pihak rekanan.
Sementara itu, Kepala Bidang Sarpras dinas pertanian, Eko Purwanto, menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau pelaksanaan proyek hingga selesai dan sesuai target.
> “Kami memahami kritik yang berkembang. Namun kami juga mengimbau masyarakat untuk memberikan ruang kerja yang kondusif, agar proses pembangunan tidak terganggu,” tegasnya.
Baca juga: Dukung Ketahanan Pangan, Bhabinkamtibmas Plemahan Polres Jombang Tinjau Lahan Jagung
Proyek yang menjadi sorotan ini merupakan bagian dari program strategis tahunan yang dibiayai melalui anggaran daerah. Publik berharap agar proyek dapat segera rampung dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Pemantauan akan terus dilakukan oleh pihak terkait, termasuk oleh tim independen jika diperlukan, demi menjaga akuntabilitas dan kualitas pekerjaan.
Editor : redaksi