Ratusan Santri Ponpes Manbaul Hikam Sidoarjo Diduga Keracunan Usai Santap MBG

Reporter : redaksi

SIDOARJO — Sedikitnya 120 santri Pondok Pesantren (Ponpes) Manbaul Hikam, Desa Putat, Kecamatan Tanggulangin, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur, dievakuasi ke sejumlah rumah sakit setelah diduga mengalami keracunan usai menyantap makanan dari program Makan Bergizi Gratis (MBG), Selasa (1/9/2026).

Keluhan kesehatan mulai dirasakan sejumlah santri setelah melaksanakan salat Zuhur. Memasuki waktu Asar, jumlah santri yang mengalami gejala kesehatan dilaporkan terus bertambah.

Baca juga: Warga Sidoarjo Dukung MBG Berlanjut, Petisi Ditandatangani Wabup dan Wakil Ketua DPRD

Setelah Magrib, proses evakuasi dilakukan secara besar-besaran. Puluhan ambulans dikerahkan untuk membawa para santri ke sejumlah fasilitas kesehatan di wilayah Sidoarjo.

Berdasarkan data sementara, sedikitnya 120 santri telah mendapatkan penanganan medis. Rinciannya, 80 santri dirawat di RSUD Sidoarjo, 19 santri di RS Siti Hajar, 12 santri di RS Delta Surya, dan sembilan santri di RS Pusura Gelam.

Jumlah tersebut masih memungkinkan bertambah karena proses pendataan dan penanganan terhadap santri yang mengalami keluhan kesehatan masih berlangsung.

Suasana di sekitar pesantren dipenuhi kekhawatiran. Sejumlah orang tua dan wali santri datang dan menunggu informasi mengenai kondisi anak-anak mereka yang telah dievakuasi ke berbagai rumah sakit.

Salah seorang orang tua santri membenarkan bahwa anaknya menjadi salah satu korban dan kini mendapatkan perawatan intensif di RSUD Sidoarjo.

“Memang benar, salah satu korban keracunan adalah anak saya yang kini dirawat intensif di RSUD Sidoarjo. Sejumlah rekan santri lainnya juga tengah dirawat di beberapa rumah sakit,” ujarnya.

Baca juga: Prabowo Lanjutkan, MBG Lanjutkan, Ontran-ontran Buak Kali", Aspirasi Warga Pati untuk Program Pro Rakyat

Para orang tua berharap pihak terkait segera memberikan informasi yang jelas mengenai kondisi para santri sekaligus memastikan penyebab kejadian tersebut.

Makanan Diduga dari SPPG Kalitengah

Makanan yang dikonsumsi para santri diduga berasal dari Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kalitengah sebagai penyedia makanan program MBG.

Namun, penyebab pasti munculnya gejala yang dialami para santri belum dapat dipastikan. Pemeriksaan dan pendataan diperlukan untuk mengetahui apakah gangguan kesehatan tersebut berkaitan dengan makanan yang dikonsumsi.

Baca juga: Pengamat Hukum Didi Sungkono Soroti MBG, Desak Evaluasi Total dan Penegakan Hukum atas Dugaan Kelalaian

Hingga Selasa malam, proses penanganan terhadap para santri masih berlangsung. Petugas kesehatan terus melakukan pemeriksaan terhadap korban yang mengalami keluhan.

Sementara itu, kawasan Ponpes Manbaul Hikam mendapat penjagaan personel TNI. Petugas terlihat berada di sekitar lokasi untuk membantu menjaga situasi tetap kondusif selama proses evakuasi dan penanganan berlangsung.

Puluhan ambulans juga masih terlihat bergerak dari kawasan pesantren menuju sejumlah rumah sakit.

Pihak terkait kini masih melakukan pendataan dan penanganan terhadap para santri. Penyebab pasti kejadian serta sumber gangguan kesehatan tersebut masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut. (@dex)

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru