MALANG, Metrosurya.com – Suasana tenang di Kelurahan Pandanwangi, Kecamatan Blimbing, mendadak berubah menjadi kegemparan setelah ditemukannya jasad bayi di bantaran Sungai Kalisari pada Rabu sore (25/2/2026). Penemuan memilukan ini pertama kali terungkap saat kondisi jasad sudah sangat mengenaskan dan mulai dikerubungi lalat. Orok tak berdosa tersebut ditemukan tergeletak tepat di tepi aliran sungai oleh warga yang sedang beraktivitas di area tersebut.
Dua warga setempat, Aditya (30) dan Endik (43), menjadi saksi kunci yang pertama kali melihat sosok jasad tersebut. Awalnya, kedua pria ini berniat mencari cacing tanah di pinggiran sungai sebagai umpan untuk memancing. Namun, saat menyisir area tepian, pandangan mereka tertuju pada sebuah benda mencurigakan yang sekilas tampak seperti potongan daging yang terdampar di antara material sungai.
Baca juga: Hafizah Cilik Malang Tembus Panggung Dunia di kompetisi internasional di Dubai
Didorong rasa penasaran, keduanya memutuskan untuk mendekat demi memastikan benda apa yang sebenarnya mereka lihat. Betapa terguncangnya mereka saat mendapati bahwa benda tersebut adalah jasad bayi manusia yang sudah mulai membusuk. Tanpa menunggu lama, para saksi segera menghubungi Bhabinkamtibmas setempat yang kemudian meneruskan laporan tersebut ke Mapolsek Blimbing guna penanganan darurat.
Baca juga: Bea Cukai Malang Gagalkan Distribusi Rokok Ilegal
Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin, mengonfirmasi bahwa kedua saksi pada mulanya tidak menaruh prasangka buruk. Pihak kepolisian membenarkan kronologi bahwa penemuan tersebut murni ketidaksengajaan saat warga sedang mencari umpan pancing. Laporan cepat dari masyarakat ini memungkinkan petugas untuk segera mengamankan lokasi kejadian sebelum area tersebut dipadati oleh kerumunan warga yang penasaran.
Tak lama setelah laporan diterima, tim Inafis Polresta Malang Kota bersama personel Polsek Blimbing tiba di lokasi untuk menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Petugas melakukan identifikasi awal secara saksama dan mengumpulkan barang bukti di sekitar bantaran sungai. Setelah proses identifikasi di lapangan selesai, jasad bayi tersebut langsung dievakuasi ke kamar jenazah rumah sakit setempat untuk menjalani autopsi dan pemeriksaan lebih lanjut.
Baca juga: Polisi Selidiki Penyebab Kandang Ayam Roboh, Dua Pekerja Tewas
Hingga berita ini diturunkan, jajaran kepolisian masih melakukan penyelidikan intensif untuk memburu pelaku yang tega membuang darah dagingnya sendiri. Selain menggali keterangan lebih dalam dari para saksi, polisi juga tengah melakukan penelusuran di sekitar wilayah tersebut untuk mencari petunjuk mengenai identitas orang tua bayi. Ipda Lukman menegaskan bahwa pihaknya berkomitmen penuh untuk mengungkap tabir di balik kasus pembuangan bayi yang mengusik rasa kemanusiaan ini.
Editor : redaksi