MALANG, Metrosurya.com – Perhelatan konser amal NGALAMALANG: Sound of Humanity yang digelar di SM Boomi Carnival pada semalam sukses menggalang dana sementara sebesar Rp109 juta. Dana tersebut dikumpulkan melalui berbagai kanal, mulai dari penjualan tiket hingga lelang merchandise milik para musisi yang terlibat, sumbangan donatur, hingga kanal donasi digital.
Antusiasme luar biasa ditampilkan oleh para artis pengisi acara, penonton, donatur yang membanjiri konser amal. Semua yang hadir larut dalam suguhan musik lintas genre yang bukan sekadar hiburan, tetapi juga wujud empati bersama untuk korban bencana di Aceh dan Sumatera.
Sorak penonton, nyanyian bersama, hingga interaksi emosional di tengah panggung menciptakan atmosfer solidaritas yang kuat. Musik menjadi bahasa universal yang menyatukan kepedulian, diperkuat dengan kehadiran para musisi, komunitas, dan relawan yang terlibat secara sukarela.
Baca juga: Polres Malang Amankan Terduga Pelaku Rampas Motor Pelajar di Lawang
Ketua Pelaksana NGALAMALANG, Jadmiko Adi menegaskan bahwa konser ini bukanlah akhir, melainkan awal dari gerakan kemanusiaan yang lebih panjang. "Konser kemarin ini kami jadikan pemantik. Ini awal gerakan, bukan tujuan akhir. Kami akan terus bergerak untuk menggalang donasi dan membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana,” ujar Jadmiko.
Ia menambahkan, seluruh dana yang terkumpul murni disalurkan untuk korban bencana. Seluruh penampil, kru, vendor, hingga MC terlibat secara sukarela tanpa mengambil bagian dari donasi. "Ini bukti bahwa warga Malang ikut berduka dan peduli. Donasi masih terus kami buka dan kami pastikan dikelola secara transparan serta dilaporkan melalui media dan media sosial,” tegasnya.
Baca juga: Polres Malang Amankan Komplotan Curanmor Asal Lampung Timur Saat Ramadan
Donasi hasil konser diserahkan secara simbolis kepada Gimbal Alas Indonesia, lembaga relawan yang telah hampir sebulan berada di wilayah terdampak Aceh dan Sumatera. Momen haru juga terasa saat penonton diajak berinteraksi langsung melalui video call dengan relawan di lokasi bencana.
Anto Baret, yang akrab disapa Sam OT, memastikan penggalangan dana akan terus berlanjut melalui konser lanjutan. "Januari 2026 nanti akan ada konser donasi di Bulungan, Jakarta. Saya akan mengajak siapa saja yang mau bergabung untuk membantu saudara-saudara kita yang terdampak bencana,” tandasnya.
Baca juga: Hafizah Cilik Malang Tembus Panggung Dunia di kompetisi internasional di Dubai
Salah satu musisi kenamaan kota malang Ade Herawanto atau yang akrab disapa Sam Ade D'kross, yang mendampingi Sam Ot dan adik-adik AREMANIA yg hadir di venue menyampaikan bahwa kegiatan ini juga menjadi ruang literasi sosial melalui booth edukasi yang menampilkan dokumentasi aksi lapangan para relawan kemanusiaan melalui musik. Melalui visualisasi tersebut, pengunjung diajak untuk melihat langsung dampak nyata dari setiap rupiah yang mereka donasikan.
“Kami menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh pihak, baik pengisi acara, donatur, maupun aparat keamanan yang memastikan kegiatan ini berjalan khidmat dan lancar. Kami berharap api semangat dari Malang ini bisa merembet ke kota-kota lain di Indonesia,” tambah Ade.
Konser NGALAMALANG menghadirkan 20 penampil lintas genre, mulai dari DKROSS BAND ,Bagava x Iksan Skuter, Vespherya, Tropical Forest, Ngancuk Crew, Begundal Lowokwaru, hingga Anto Baret. Influencer King Abdi, yang tampil bersama Nganchuk Crew, juga menyampaikan kesan mendalamnya terhadap kondisi korban bencana. "Saya sedih, hampir semua keluarga yang saya temui di sana sudah tidak utuh lagi,” ungkapnya di atas panggung.
Editor : redaksi