Metrosurya.com,Jombang, – Plt Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten jombang memilih bungkam saat dimintai keterangan terkait polemik pelaksanaan Haflah Akhirussanah yang menuai sorotan publik. Hingga berita ini diturunkan, yang bersangkutan belum memberikan pernyataan resmi maupun tanggapan kepada awak media.
Diberitakan sebelumnya pada tanggal 08/05/25 https://metrosurya.com/news-7896-langkah-koboy-ditempuh-yayasan-annur-peterongan-ditengah-badai-peraturan-kementerian-pendidikan-dan-departemen-agama
Baca Juga: Polres Jombang Ungkap 41 Kasus Narkoba dalam Tiga Bulan, 51 Tersangka Diamankan
Isu mengenai pelaksanaan Haflah Akhirussanah Yayasan Pendidikan Annur Peterongan yang dinilai membebani orang tua siswa secara finansial terus menjadi perbincangan hangat di kalangan wali murid. Sejumlah wali murid menyampaikan keluhan mereka terkait biaya Haflah Akhirussanah yang dinilai tidak wajar.
Baca Juga: Kapolres Jombang Buka Kejurprov Bola Voli U-19 Antar Klub se-Jawa Timur
Ketika dikonfirmasi oleh media pada jumat 09/05/25 melalui nomer WhatsApp Plt Kepala Dinas tampak enggan berkomentar. “Maaf, saya masih rapat di surabaya.”tulis pesan whatsapp-nya
Sikap diam dari pejabat yang seharusnya menjadi sumber informasi utama dinilai tidak membantu meredakan kegelisahan masyarakat. Banyak pihak berharap Dinas Pendidikan segera memberikan klarifikasi agar persoalan ini tidak semakin berkembang liar di tengah publik.
Baca Juga: Kapolres Jombang Silaturahmi ke Pengasuh Ponpes Shiddiqiyyah, Perkuat Sinergi Polri dan Ulama
Sementara itu, pihak sekolah ibu Haniaturrosidah saat dikonfirmasi melalui telepon seluler enggan menjawab konfirmasi pertanyaan terkait kegiatan tersebut.(gondrong)
Editor : redaksi