Laskar Lowo Ijo Gelar Safari Religi dan Silaturahim ke Ulama di Kawasan Tapal Kuda

avatar redaksi

SURABAYA || METROSURYA – Laskar Lowo Ijo menggelar safari religi dengan melakukan ziarah ke makam para auliya sekaligus bersilaturahim dengan sejumlah ulama dan pengasuh pondok pesantren di kawasan Tapal Kuda, Jawa Timur, Sabtu (3/2/2024).

Kegiatan tersebut diikuti 26 peserta yang terdiri dari tokoh masyarakat, ustaz, santri, serta jurnalis. Rombongan memulai perjalanan dari Sekretariat Laskar Lowo Ijo di Desa Wedoro, Kecamatan Waru, Kabupaten Sidoarjo.

Baca Juga: Ketua Laskar Lowo Ijo Serukan Partisipasi Aktif Warga Nahdliyin Dalam Muktamar NU ke-35, di Jombang

Koordinator rombongan menjelaskan, safari religi ini bertujuan memperkuat ukhuwah Islamiyah, mempererat hubungan dengan para ulama, serta meneladani perjuangan para wali melalui kegiatan ziarah.

Nama "Lowo Ijo" sendiri lahir dari kebiasaan anggotanya yang kerap melakukan perjalanan ziarah pada malam hari. Sebutan "lowo" atau kelelawar diberikan masyarakat sekitar karena aktivitas tersebut, sementara warna hijau dipilih sebagai simbol yang identik dengan Nahdlatul Ulama (NU).

Rangkaian kegiatan diawali dengan ziarah ke makam Waliyullah KH Mas'ud di Sidoarjo. Selanjutnya rombongan berziarah ke makam Habib Soleh bin Muhsin Al-Hamid di Tanggul, Kabupaten Jember.

Usai berziarah, rombongan melanjutkan silaturahim ke Pondok Pesantren Salafiyah yang diasuh KH Zawawi Salim di Bangsalsari, Jember. Perjalanan kemudian dilanjutkan ke Pesarean Mbah Tegalsari di Banyuwangi, bersilaturahim ke kediaman Gus Mudzakir Salim, serta mengunjungi KH Usman di Pondok Pesantren Canga'an, Genteng, Banyuwangi.

Baca Juga: Jelang Muktamar NU 2026, Ketua Laskar Lowo Ijo Dorong Reformasi Tata Kelola dan Penguatan Peran Organisasi

Salah seorang peserta, Moch Suwarno, mengatakan safari religi tersebut juga menjadi momentum untuk memohon doa kepada para ulama agar pelaksanaan Pemilu 2024 berjalan damai, aman, dan lancar.

"Kami berharap melalui silaturahim kepada para ulama, kiai, dan habib, Allah SWT memberikan keberkahan serta menjadikan pelaksanaan pemilu berlangsung aman, damai, dan membawa kebaikan bagi bangsa," ujar Suwarno.

Hal senada disampaikan Ustadz Fahrur Rozi. Menurut alumni Pondok Pesantren Sidogiri itu, situasi yang aman dan kondusif selama pemilu akan memberikan rasa nyaman bagi masyarakat serta menjaga aktivitas perekonomian tetap berjalan.

Baca Juga: Menjaga Kedaulatan Muktamar dan Etika Evaluasi Kepemimpinan NU

Ia berharap Indonesia dipimpin oleh sosok yang amanah, jujur, dan mampu membawa kesejahteraan bagi seluruh rakyat.

"Semoga bangsa ini memperoleh pemimpin yang amanah, jujur, serta mampu membawa Indonesia menjadi negara yang maju, sejahtera, dan penuh keberkahan," katanya.

Setelah menyelesaikan rangkaian safari religi, rombongan menutup kegiatan dengan mengunjungi objek wisata Pantai Pulau Merah dan Pantai Pancer di Banyuwangi sebagai agenda kebersamaan sekaligus mempererat kekompakan antarpeserta. (@dex)

IKLAN LOWONGAN

Berita Terbaru