PASURUAN, Metrosurya.com – Bupati Pasuruan, Rusdi Sutejo, secara resmi melantik jajaran Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Rabu (1/4/2026). Prosesi pengambilan sumpah jabatan yang berlangsung di Auditorium Mpu Sindok ini menempatkan Fathurrahman sebagai Kepala BKPSDM, Yuswianto sebagai Kepala BPKAD, Sarinah Rostief sebagai Kepala Dinas SDA, Bina Marga dan Bina Konstruksi, serta Firdaus Handara sebagai Kepala Dinas Kominfo. Rotasi strategis ini dilakukan sebagai langkah penguatan kapasitas kelembagaan guna mengoptimalkan akselerasi program prioritas pembangunan daerah dan pelayanan publik.
Dalam sambutannya, Bupati Rusdi menegaskan bahwa penataan jabatan di Kabupaten Pasuruan kini sepenuhnya mengacu pada sistem merit berbasis manajemen talenta, sesuai amanat UU Nomor 20 Tahun 2023 tentang ASN. Kebijakan ini telah mendapatkan legalitas dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) melalui Keputusan Kepala BKN Nomor 853 Tahun 2025. Dengan skema ini, promosi dan rotasi karier ASN tidak lagi didasarkan pada senioritas atau kedekatan personal, melainkan murni pada prestasi, kompetensi, dan rekam jejak profesionalisme yang terukur secara objektif.
Baca Juga: PT SSP Ubah Konsep Pembangunan; Real Estate menjadi Wisata Alam Terpadu
Di era transformasi digital, Bupati juga menekankan pentingnya penguasaan teknologi informasi dan keamanan siber bagi seluruh pejabat yang baru dilantik. Para pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD) dituntut untuk inovatif, mandiri, dan mampu membangun jejaring kerja yang luas guna menjawab tantangan birokrasi yang kian kompleks. Jabatan pimpinan tinggi ini ditegaskan bukan sebagai hak atau fasilitas, melainkan amanah besar yang harus dijalankan dengan dedikasi tinggi serta keikhlasan dalam melayani seluruh lapisan masyarakat Kabupaten Pasuruan.
Baca Juga: Bupati Pasuruan Tolak Alih Fungsi lahan hutan di kawasan Prigen oleh PT Stasionkota Saranapermai
Mengakhiri prosesi pelantikan, Bupati Rusdi menginstruksikan para pejabat baru untuk segera bergerak cepat tanpa memerlukan waktu adaptasi yang lama dalam mengemban tanggung jawab baru mereka. Kecepatan eksekusi program menjadi kunci utama agar manfaat pembangunan dapat langsung dirasakan oleh warga. Melalui penyegaran struktur kepemimpinan ini, Pemerintah Kabupaten Pasuruan optimistis dapat mewujudkan birokrasi yang lebih terbuka, profesional, dan berorientasi penuh pada kepentingan publik menuju tata kelola pemerintahan yang lebih unggul.
Editor : redaksi