Gresik,Metrosurya.com – Suasana Liiter Coffee di Kecamatan Balongpanggang, Gresik, tampak berbeda pada Sabtu (1/8/2026). Deretan papan catur terbentang, mengadu konsentrasi ratusan peserta yang hadir untuk memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81.
Di balik riuhnya kejuaraan terbuka tersebut, ada sosok pengusaha muda, H. Mat Yasin, yang menjadi pemrakarsa. Bagi Mat Yasin, catur bukan sekadar olah otak di atas papan kotak hitam-putih, melainkan media efektif untuk membentengi generasi muda dari dampak negatif digital, seperti judi online.
“Judi online tidak ada manfaatnya. Kalau catur, banyak hikmahnya. Catur menggembleng kesabaran dan melatih kecerdasan berpikir,” tutur Mat Yasin.
Ia juga mengaitkan semangat catur dengan spirit kemerdekaan. Dalam permainan catur, langkah demi langkah disusun untuk melindungi Raja agar tidak tumbang, sebuah analogi yang sama persis dengan perjuangan mempertahankan kedaulatan bangsa.
Baca juga: Perbakin Gresik Tancap Gas! Rakerkab Matangkan Kepengurusan, Targetkan Medali di Porprov Jatim 2027
“Bagaimana benteng dan perwira menjaga Raja agar tidak mati, seperti itulah kita harus menjaga pertahanan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” tambahnya.
Keseriusan Mat Yasin dalam membina potensi catur warga tak berhenti di sini. Ia menebar angin segar bagi para pencinta catur untuk gelaran tahun berikutnya.
“Tahun depan, insya Allah kita buat lebih meriah lagi. Juara pertama rencananya akan kita berangkatkan Umroh,” janji Mat Yasin disambut tepuk tangan para peserta.
(Edi)
Editor : redaksi