Beasiswa Pelajar Miskin Tak Kunjung Cair, LBH Joeang Pati Kritik Lemahnya Kepedulian Pemkab terhadap Pendidikan

Reporter : Muhammad Aldhen

PATI | Metrosurya.com – Mandeknya program beasiswa bagi siswa dan mahasiswa kurang mampu di Kabupaten Pati menuai kritik keras dari LBH Joeang Pati. Praktisi hukum sekaligus perwakilan LBH Joeang Pati, Fatkhurrahman, SH., S.Ag., MH., menilai Pemerintah Kabupaten Pati di bawah kepemimpinan Plt Bupati Risma Ardhi Chandra belum menunjukkan keseriusan dalam merealisasikan program yang sangat dibutuhkan masyarakat tersebut.

Menurut Fatkhurrahman, hingga saat ini ribuan pelajar dari keluarga kurang mampu masih menunggu kepastian pencairan beasiswa yang sebelumnya menjadi salah satu program unggulan pemerintahan Bupati Pati nonaktif, Sudewo. Keterlambatan realisasi program itu dinilai telah menimbulkan keresahan dan kekecewaan di tengah masyarakat.

Baca juga: Prabowo Lanjutkan, MBG Lanjutkan, Ontran-ontran Buak Kali", Aspirasi Warga Pati untuk Program Pro Rakyat

“Pendidikan adalah kebutuhan dasar masyarakat. Ketika program beasiswa yang sudah dijanjikan dan ditunggu-tunggu masyarakat tidak kunjung direalisasikan, tentu publik berhak mempertanyakan komitmen pemerintah daerah terhadap masa depan generasi muda,” tegas Fatkhurrahman.

Ia menyoroti informasi mengenai adanya dukungan pendanaan dari berbagai pihak, mulai dari Bank Jateng, perusahaan swasta, hingga Baznas Kabupaten Pati. Dengan adanya sumber pendanaan tersebut, menurutnya tidak ada alasan yang jelas untuk terus menunda penyaluran bantuan pendidikan bagi masyarakat kurang mampu.

“Kalau memang dukungan anggaran sudah tersedia, mengapa sampai sekarang belum tersalurkan? Pemerintah harus terbuka kepada masyarakat. Jangan sampai program yang menyangkut hak pendidikan warga justru terkesan diabaikan,” ujarnya.

LBH Joeang Pati menilai lambannya realisasi beasiswa dapat mencerminkan lemahnya keberpihakan pemerintah terhadap sektor pendidikan. Padahal, banyak siswa dan mahasiswa yang menggantungkan harapan pada bantuan tersebut untuk melanjutkan pendidikan dan meringankan beban ekonomi keluarga.

Baca juga: Ribuan Pendukung Sudewo Padati Pengadilan Tipikor Semarang, Polisi Perketat Pengamanan

Fatkhurrahman menegaskan bahwa pemerintah daerah seharusnya tidak hanya fokus pada pembangunan fisik semata, tetapi juga memastikan program-program yang berdampak langsung terhadap kesejahteraan masyarakat berjalan sesuai rencana.

“Jangan sampai pemerintah kehilangan kepercayaan publik hanya karena lamban mengambil keputusan terhadap program yang manfaatnya jelas dan langsung dirasakan masyarakat. Pendidikan harus menjadi prioritas, bukan sekadar wacana,” katanya.

LBH Joeang Pati mendesak Plt Bupati Pati segera memberikan penjelasan resmi kepada masyarakat terkait status program beasiswa tersebut sekaligus mengambil langkah konkret untuk memastikan bantuan pendidikan segera diterima para penerima manfaat.

Baca juga: Sinergi Cepat Polsek Batangan dan Puskesmas Evakuasi Pria Diduga ODGJ yang Meresahkan Warga Bumimulyo Pati

“Yang dibutuhkan masyarakat saat ini bukan janji atau alasan, melainkan kepastian. Pemerintah harus segera bertindak agar hak pendidikan masyarakat kurang mampu tidak menjadi korban ketidakjelasan kebijakan,” pungkas Fatkhurrahman.

( Dwi s )

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru