Harkitnas Sebagai Titik Balik Penguatan Mutu serta Integritas Jurnalisme Indonesia

avatar redaksi

SURABAYA, METROSURYA – Dalam momentum peringatan Hari Kebangkitan Nasional ke-118 yang jatuh pada 20 Mei 2026, segenap jajaran redaksi, staf, dan keluarga besar Media Metrosurya.com menyampaikan ucapan selamat Hari Kebangkitan Nasional kepada seluruh masyarakat Indonesia.

Peringatan Hari Kebangkitan Nasional menjadi momentum penting untuk menumbuhkan kembali semangat persatuan, nasionalisme, serta kebangkitan bangsa di tengah berbagai tantangan zaman modern dan era digital saat ini.

Baca Juga: Momentum Harkitnas 2026, PLN UIP JBTB Perkuat Komitmen Dukung Pembangunan Nasional

Pemimpin Redaksi Media Metrosurya.com, Ma’sum Af, menegaskan bahwa semangat kebangkitan saat ini harus dimaknai lebih luas, termasuk dalam upaya membangkitkan kembali kualitas dan integritas pers nasional.

“Semangat Hari Kebangkitan Nasional tahun ini harus kita maknai secara baru, yaitu sebagai Kebangkitan Mutu Pers Nasional. Kita harus mengingat kredo jurnalisme klasik yang ditulis Bill Kovach dan Tom Rosenstiel dalam bukunya The Elements of Journalism, bahwa kewajiban pertama jurnalisme adalah kepada kebenaran,” ujar Ma’sum Af.

Menurutnya, tantangan dunia pers saat ini semakin kompleks seiring berkembangnya kepentingan politik dan dominasi algoritma digital yang memengaruhi arah pemberitaan.

Ia menilai, ketika ruang redaksi mulai diintervensi untuk membingkai realitas sesuai agenda politik tertentu, maka fungsi pers sebagai pilar keempat demokrasi atau the fourth estate akan kehilangan marwahnya.

Baca Juga: Pelatihan SEO AWS di Surabaya Tekankan Pentingnya Jejak Digital dan Profesionalisme Jurnalis

“Pers tidak lagi mengabdi pada kebenaran dan kepentingan publik apabila independensinya runtuh. Di era digital sekarang, algoritma media sosial dan mesin pencari bahkan lebih berkuasa menentukan artikel apa yang layak dibaca publik dibanding kebijakan seorang pemimpin redaksi di ruang sidang redaksi,” tegasnya.

Ma’sum Af juga menyoroti kecenderungan media yang terjebak pada persaingan trafik digital semata demi mengejar jumlah klik, tayangan halaman (pageviews), dan impresi.

“Ketika algoritma komputer yang dingin dan tanpa nurani moral mengarahkan perhatian massa hanya pada konten yang memicu amarah dan kontroversi, maka nilai-nilai fundamental jurnalisme mulai bergeser. Demi mengejar kecepatan dan metrik digital, tak jarang aspek paling suci dalam jurnalisme, yakni akurasi dan verifikasi, menjadi terabaikan,” tambahnya.

Baca Juga: Peringati Harkitnas, PLN Icon Plus Teguhkan Semangat Berkarya dan Melayani

Ia berharap momentum Hari Kebangkitan Nasional dapat menjadi refleksi bersama bagi insan pers untuk kembali menempatkan integritas, independensi, dan kepentingan publik sebagai landasan utama dalam menjalankan tugas jurnalistik.

Dengan semangat Hari Kebangkitan Nasional 2026, Media Metrosurya.com berharap pers Indonesia semakin profesional, independen, serta mampu menjadi penjaga demokrasi dan penyampai informasi yang mencerdaskan masyarakat. (@red)

GM HENDRO
KARTIN JBTB

Berita Terbaru

fATHOL