Surabaya|| Metrosurya.com — Pegawai PT PLN (Persero) di Komplek Ketintang, Surabaya, turut menyukseskan program Clean Energy Day, kebijakan pemerintah untuk mengoptimalkan pemanfaatan energi secara efisien dan berkelanjutan sebagai upaya mendorong efisiensi energi serta menekan emisi karbon.
Program yang mulai diterapkan pada 10 April 2026 ini mengajak seluruh insan PLN menggunakan transportasi ramah lingkungan setiap hari Jumat. dengan beralih ke kendaraan listrik, transportasi umum, bersepeda, hingga berjalan kaki menuju tempat kerja.
Baca Juga: Momentum Harkitnas 2026, PLN UIP JBTB Perkuat Komitmen Dukung Pembangunan Nasional
Unit kerja yang tergabung di wilayah Komplek Ketintang meliputi PLN UIP JBTB, PLN UPP JBTB 2, PLN Pusmanpro JMK UMK2, serta PLN Icon Plus SBU Jawa Timur. Seluruhnya berlokasi di Jalan Ketintang Baru I Nomor 1–3, Surabaya.
Sejalan dengan kebijakan tersebut, area perkantoran di Komplek Ketintang juga menerapkan aturan “parkir kendaraan tanpa berbahan bakar” setiap hari Jumat. Kebijakan ini bertujuan mengurangi penggunaan kendaraan berbahan bakar minyak sekaligus menekan emisi karbon di lingkungan kerja.
Baca Juga: Semangat Berbagi Iduladha 1447 H, PLN UIP JBTB Salurkan Belasan Hewan Kurban untuk Masyarakat
Selain penggunaan transportasi ramah lingkungan, pegawai juga mendukung efisiensi operasional melalui pengurangan perjalanan dinas serta optimalisasi rapat secara daring.
Partisipasi aktif pegawai di Komplek Ketintang menjadi bagian dari implementasi kontribusi nasional PLN dalam pelaksanaan perdana Clean Energy Day. Secara keseluruhan, program ini berhasil menekan emisi karbon hingga 28,6 ribu kilogram CO₂ serta menghemat konsumsi bahan bakar minyak sebesar 12.400 liter dalam satu hari.
Keterlibatan seluruh unit kerja di Surabaya, menjadi kunci keberhasilan program ini dalam mendukung target Net Zero Emissions (NZE) serta mempercepat transisi energi bersih di Indonesia.
Melalui Clean Energy Day, PLN berharap budaya kerja hijau tidak hanya menjadi kebijakan, tetapi juga berkembang menjadi kebiasaan di lingkungan perusahaan. (@dex)
Editor : redaksi