Teguhkan Solidaritas Insan Pers, Vanguard Jurnalis Surabaya Gelar Takziah dirumah Duka Alm Bang Ade

avatar redaksi
Foto: Anggota Komunitas Vangurd Jurnalis Surabaya Takziah dirumah duka alm Slamet Maulana ( Ade)
Foto: Anggota Komunitas Vangurd Jurnalis Surabaya Takziah dirumah duka alm Slamet Maulana ( Ade)

SURABAYA || METROSURYA.COM — Duka mendalam menyelimuti kalangan jurnalis di Surabaya. Komunitas Vanguard Jurnalis Surabaya menggelar takziah ke rumah duka almarhum Slamet Maulana atau yang akrab disapa Bang Ade, Selasa (7/4/2026) sore.

Takziah berlangsung di kediaman almarhum di Jalan Taman Hayam Wuruk Sawunggaling No.136 Surabaya. Sejumlah jurnalis dari berbagai media hadir, menunjukkan solidaritas dan rasa kekeluargaan yang kuat di antara sesama insan pers.

Kehadiran komunitas ini bukan hanya untuk menyampaikan belasungkawa, tetapi juga memberikan penghormatan terakhir kepada sosok senior yang telah lama berkecimpung di dunia jurnalistik. Almarhum dikenal memiliki dedikasi tinggi serta komitmen kuat terhadap profesinya.

Koordinator kegiatan, Kukuh Setia, menyampaikan bahwa takziah ini merupakan bentuk kepedulian dan penghormatan kepada almarhum. “Kami sebagai sesama jurnalis, senasib dan seperjuangan, merasa kehilangan. Almarhum adalah sosok yang bertalenta dan telah banyak memberikan kontribusi di dunia jurnalistik,” ujarnya.

Dalam kesempatan tersebut, komunitas Vanguard Jurnalis Surabaya juga menyerahkan bantuan donasi kepada keluarga almarhum sebagai bentuk kepedulian dan dukungan moral. Bantuan tersebut diterima langsung oleh pihak keluarga dengan penuh rasa haru.

Perwakilan keluarga almarhum menyampaikan apresiasi dan ucapan terima kasih atas kehadiran serta perhatian yang diberikan. Mereka mengaku sangat terbantu dan merasa tidak sendiri dalam menghadapi masa duka. “Kami mengucapkan terima kasih atas kedatangan rekan-rekan Vanguard Jurnalis Surabaya yang telah bertakziah dan memberikan dukungan kepada keluarga kami,” ujar perwakilan keluarga.

Semasa hidupnya, Slamet Maulana dikenal sebagai pribadi yang dermawan dan peduli terhadap sesama. Ia kerap membantu anak yatim, fakir, dan duafa, sehingga sosoknya tidak hanya dikenang sebagai jurnalis, tetapi juga sebagai figur yang menginspirasi.

Para anggota komunitas berharap nilai-nilai perjuangan dan kepedulian sosial yang ditinggalkan almarhum dapat terus dilanjutkan. “Apa yang telah beliau perjuangkan akan selalu kami kenang dan kami teruskan,” kata Kukuh.

Suasana haru menyelimuti prosesi takziah. Para pelayat tampak khusyuk memanjatkan doa, berharap almarhum mendapatkan tempat terbaik di sisi Tuhan Yang Maha Esa serta keluarga yang ditinggalkan diberikan ketabahan. (@dex)

GM HENDRO
KARTIN JBTB

Berita Terbaru

fATHOL