PASURUAN, Metrosurya.com ̶ Program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-127 yang diinisiasi Kodim 0819/Pasuruan terus memacu pengerjaan infrastruktur demi kemaslahatan publik. Salah satu target prioritas fisik yang tengah dikebut saat ini adalah proyek rehabilitasi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) milik seorang warga bernama Bu Nur Syaidah.
Hunian yang terletak di Dusun Kili Tengah, Desa Wonosari, Kecamatan Gondangwetan tersebut kini tengah mengalami transformasi besar. Pada Senin (23/2/2026), fokus pengerjaan telah memasuki fase krusial, yakni instalasi struktur bagian atas bangunan agar rumah tersebut memiliki ketahanan yang lebih mumpuni.
Secara spesifik, para personel Satgas TMMD tengah berjibaku melakukan pemasangan kerangka atap berbahan kayu berkualitas. Proses ini dilakukan dengan standar ketelitian tinggi guna menjamin konstruksi atap tidak hanya berdiri tegak, tetapi juga memiliki kekuatan jangka panjang yang mampu melindungi penghuninya.
Aksi gotong royong tampak jelas di lokasi, di mana para prajurit bekerja dengan penuh dedikasi meski harus bertaruh nyali di ketinggian. Kedisiplinan dalam merangkai balok-balok kayu ini menjadi kunci utama sebelum memasuki tahap penutupan atap, sehingga integritas bangunan tetap terjaga dari cuaca ekstrem.
Baca Juga: Wakapolres Pacitan Terpilih Aklamasi Pimpin PDBI Pacitan 2026–2030, Siap Genjot Prestasi Drum Band
Pratu Mar Agam, anggota Satgas TMMD dari kesatuan Bhumi Marinir Karangpilang Surabaya, menegaskan bahwa seluruh pengerjaan dilakukan tanpa kompromi. Ia memastikan setiap detail penyambungan rangka dikerjakan secara maksimal agar hunian tersebut benar-benar bertransformasi menjadi tempat tinggal yang layak.
“Keamanan dan kekuatan bangunan adalah prioritas kami dalam memasang kerangka atap ini. Kami ingin memastikan keluarga Bu Nur Syaidah merasa tenang dan nyaman saat menempati rumah ini nanti, tanpa ada kekhawatiran soal kualitas bangunan,” ujar Pratu Mar Agam di sela kesibukannya.
Baca Juga: PT SSP Ubah Konsep Pembangunan; Real Estate menjadi Wisata Alam Terpadu
Kehadiran program TMMD di wilayah Gondangwetan ini membuktikan bahwa peran TNI melampaui tugas pertahanan, namun juga menyentuh aspek kemanusiaan. Melalui renovasi RTLH, TNI berupaya menghadirkan hunian sehat yang menjadi fondasi awal bagi kesejahteraan dan martabat keluarga kurang mampu di perdesaan.
Lebih dari sekadar pembangunan fisik, momentum ini menjadi wadah penguatan silaturahmi dan kemanunggalan antara TNI dengan rakyat setempat. Dengan semangat bahu-membahu yang terus terjaga, diharapkan hunian baru bagi Bu Nur Syaidah dapat segera rampung dan membawa kebahagiaan baru bagi seluruh keluarganya.
Editor : redaksi