Dalam Pelaksanaan P3A TGAI Desa Banjarejo Di Duga Penuh Rekayasa, Kelompok Saling Lempar Tanggungjawab

avatar redaksi

Grobogan,Metrosurya.com, - Tenyata program P3A TGAI menjadi ajang untuk meraup keuntungan oleh beberapa pihak yang berkepentingan,program pembangunan yang menyasar di kelompok di Desa Banjarejo Kecamatan Gabus Kabupaten Grobogan Jawa Tengah tidak sesuai dan di kuasai pihak Broker.

Di Desa Banjarejo ada 2 Kelompok penerima prgram diantaranya: Kelompok P3A Tani Banjarejo Makmur dan P3A Tani Sumber Makmur.

Baca Juga: Sanksi Berat ASN Mesum di Musala Rembang Kini di Tangan Bupati

Dalam Pelaksanan seharusnya secara swakelola untuk memperdayakan masyarakat sekitar, justru hanya segelintir orang yang dilibatkan di dalam pembangunan. beberapa tenaga kerja saat di konfirmasi menerangkan bahwa" 2 lokasi kegiatan saat melakukan pengalian mengunakan alat berat /bego,dan untuk tenaga pekerja mayoritas dari Desa Karangrejo dan di 2 lokasi proyek tanpa ada papan informasi yang di pasang.

Ketua Kelompok bernama Panja saat mau di klarifikasi menghindar dan menyuruh untuk menghubungi Fuat,karena dirinya membeli proyek dari Fuat.terang Panja

Baca Juga: Banpres Miliaran Rupiah Dialokasikan Di Beberapa Sekolah di Blora SMPN 3 Blora Terima 2 Miliar

Yang di sayangkan lagi semua pekerja rata rata orang luar Desa Banjarejo maka nantinya ada dugaan dalam LPJ(Laporan Pertanggung jawaban ) di akhir pastinya akan ada manipulasi data dan penuh rekayasa , karena dalam LPJ di sertai Foto Copy KTP(Kartu Tanda Penduduk)setiap pekerja yang ikut dalam pelaksanaan.

Program P3A TGAI yang bersumber dari APBN dengan biaya 195.000.000. untuk pembangunan rehabilitasi atau peningkatan, Jaringan Irigasi berbasis peran serta masyarakat petani yang harus dikelola secara swakelola oleh kelompok malah di buat untuk mencari keuntungan seorang broker.

Baca Juga: Rotasi Jabatan Polres Rembang, Perkuat Kinerja dan Pelayanan Publik

Terkait apa yang di laksanakan oleh 2 Kelompok di Desa Banjarejo tidak sesui dengan aturan, dan akan menjadi sorotan oleh beberapa pihak dan akan meminta kepada pihak pihak terkait yang membidangi untuk melakukan pengawasan, dan meminta untuk memeriksa secara teliti karena ini uang Negara/rakyat yang harus dipertanggung jawabkan secara baik dan benar.(tim)

GM HENDRO
KARTIN JBTB

Berita Terbaru

fATHOL