Warga Desa Pangumbulanadi Di Gegerkan Penemuan Mayat Yang Menggantung, Begini penuturan Kapolsek Tikung selengkapnya ????

Reporter : redaksi

Metrosurya.com, Lamongan. Waraga warga Dusun Pengaron, Desa Pangumbulanadi, Kecamatan Tikung, Kabupaten Lamongan, digegerkan dengan penemuan Seorang pria yang gantung diri dan ditemukan tak bernyawa.Jum'at Jumat,(20/06/2025

Kapolsek Tikung, AKP Anang Purwo Widodo, menjelaskan kejadian itu berawal dari warga yang curiga saat melihat rumah korban bernama NRP dalam keadaan gelap dan melaporkan ke ketua RT setempat.
"Sekitar pukul 18.30 wib, Saudara Narlim selaku ketua RT mendapat laporan dari Saudari Muning yang merupakan kakak korban, bahwa rumah korban mati lampu dan gelap," tutur AKP. Anang Purwo Widodo, didampingi Kanit Reskrim, IPDA. Andi Nur Cahya, PS. Kanit Samapta, AIPTU. I Ketut B.G. beserta anggota polsek Tikung lainnya,

Baca juga: Kisah Cinta, Siswi SMP di Lamongan yang Berjuang di Warung "Malam" Demi Sekolah Kini Dibantu Ipda Purnomo

Setelah mendapat laporan dan melakukan olah TKP, Kapolsek dan warga mengevakuasi korban dan dilaksanakan pemeriksaan VER oleh petugas kesehatan.

Saat ditemukan, korban ( NRP) mengenakan kaos warna biru, jaket warna hitam, menggunakan kacamata dan memakai celana panjang warna hitam. Selain itu lidah korban menjulur keluar dan berwarna merah kebiru biruan dengan mulut mengeluarkan air liur serta tubuh korban dalam keadaan kaku.

Baca juga: Pembukaan MATAMUDA 2026/2027, MI Hayatul Islam Siapkan Generasi Madrasah yang Unggul Berakhlak Mulia dan Berprestasi


Selanjutnya Saudara Narlim mendatangi rumah korban yang kebetulan berdampingan dengan rumah Saudari Muning. Setelah membuka pintu Saudara Narlim melihat dalam kondisi remang-remang ada sesosok orang yang menggantung di blandar ruang tamu. Hingga Saudara Narlim bersama-sama warga memastikan dengan menyalakan lampu rumah korban, dan benar adanya korban yang menggantung di blandar ruang tamu dengan leher terlilit tali tampar warna kuning dan dibawah korban ada kursi plastik warna cokelat," tegas AKP Anang Purwo Widodo SH.

Berdasarkan keterangan saksi, korban tidak punya riwayat sakit. Namun korban mengalami Depresi, karena hidup sendirian dan masalah ekonomi. Diduga korban meninggal karena bunuh diri," jelasnya.

Baca juga: Kasus KIP Kuliah Unisla: Pelapor Cabut Aduan di Kejari Lamongan, Alihkan Laporan ke Kejati Jatim

( GIANTO)

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru