PASURUAN | METROSURYA.COM — Atlet menembak Pengurus Kabupaten (Pengkab) Persatuan Menembak Indonesia (Perbakin) Gresik menorehkan prestasi membanggakan dalam Lomba Menembak Walikota Cup 4 di Lapangan Wijaya, Kota Pasuruan, pada 24–25 Oktober 2026. Dari 10 atlet yang diturunkan, lima berhasil menempati posisi enam besar, dengan tiga di antaranya naik podium.
Kejuaraan yang diselenggarakan Perbakin Kota Pasuruan tersebut mempertandingkan sejumlah kelas, meliputi Benchrest 25 Meter AR HR Prestasi Senior, Pre Junior, dan Pelajar, serta Multirange 18–41 Meter Prestasi Open. Seluruh kelas dalam kejuaraan ini tidak dikenai biaya pendaftaran. Penyelenggara menyebut kebijakan tersebut sebagai salah satu keistimewaan lomba menembak di Kota Pasuruan.
Pada kelas Benchrest 25 Meter AR HR Prestasi Pelajar, Muhammad Azril Ghani Al Fatir berhasil meraih juara kedua. Sementara itu, Shierly Najma Faradisa menempati posisi keenam.
Prestasi juga diraih Reyhana Zahra Aulia yang berhasil menduduki peringkat ketiga pada kelas Prestasi Pre Junior.
Di kelas Prestasi Senior, Adib Abdillah sukses meraih juara kedua, sedangkan M. Ihyauddin menempati posisi keempat.
Baca juga: Refreshing dan Pelatihan Menembak Digelar di Lapangan Tembak Kopaska Surabaya
Ketua Pengkab Perbakin Gresik, dr. Aziz, mengatakan keikutsertaan para atlet dalam kejuaraan tersebut tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi, tetapi juga menjadi bagian dari proses pembinaan dan evaluasi kemampuan atlet.
"Ajang ini merupakan sarana pembinaan dan monitoring atlet Perbakin Gresik. Kami melakukan monitoring dan seleksi atlet berdasarkan perlombaan yang diikuti dan prestasi yang didapatkan," kata dr. Aziz.
Walikota Cup 4 mengusung tema “Junjung Tinggi Sportivitas, Raih Prestasi”. Dalam pelaksanaannya, peserta diwajibkan membawa rekomendasi dari Perbakin kabupaten atau kota masing-masing. Penyelenggara juga menerapkan pemeriksaan peralatan (equipment control) untuk memastikan perlengkapan yang digunakan sesuai dengan ketentuan lomba.
Atlet yang terbukti melanggar ketentuan terkait perlengkapan dapat dikenai diskualifikasi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
Capaian tersebut diharapkan menjadi motivasi bagi para atlet Perbakin Gresik untuk terus meningkatkan kemampuan, menjaga konsistensi latihan, dan meraih hasil lebih baik pada kejuaraan menembak berikutnya. (@dex)
Editor : redaksi