SURABAYA, METROSURYA — Insiden dugaan keracunan makanan kembali terjadi dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kota Surabaya. Ratusan siswa dilaporkan mengalami gejala mual dan muntah setelah mengonsumsi makanan yang disediakan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Kelurahan Tembok Dukuh.
Peristiwa yang terjadi saat jam makan berlangsung itu sontak menjadi perhatian publik dan membuat sejumlah pihak terkait bergerak cepat melakukan evaluasi. SPPG yang menangani distribusi makanan pun menjadi sorotan.
Baca juga: Meriah, Penutupan Bazar UMKM AWS di Surabaya Diwarnai Lomba Mewarnai Anak dan Doorprize
Menanggapi kejadian tersebut, Aliansi Wartawan Surabaya (AWS) menyampaikan keprihatinannya dan langsung membentuk tim monitoring internal guna melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan program MBG di lapangan.
Ketua AWS, Kiki Kurniawan, mengatakan pihaknya mendukung penuh program nasional tersebut karena bertujuan meningkatkan kualitas gizi generasi muda Indonesia. Namun, menurutnya, pengawasan dalam pelaksanaan program masih perlu diperkuat agar kualitas makanan tetap terjaga.
“Program ini sangat baik dan harus didukung bersama. Namun pengawasan juga harus diperketat agar penyediaan makanan tidak hanya mengejar kuantitas, tetapi juga memperhatikan kualitas dan keamanan pangan,” ujar Kiki.
Baca juga: Suspensi SPPG di Rembang Disinyalir Tidak Sesuai Aturan, KASPPG Terancam SP1
AWS kemudian membentuk Satuan Tugas (Satgas) MBG yang akan melakukan pemantauan langsung terhadap pelayanan makanan yang diberikan kepada para siswa di sejumlah SPPG di Surabaya.
“Kami akan membentuk satgas untuk memonitor pelayanan yang diberikan SPPG kepada para siswa. Kami juga akan berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan guna memastikan standar gizi dan keamanan makanan yang diberikan benar-benar sesuai,” tambahnya.
Pembentukan Satgas MBG AWS tersebut mendapat dukungan dari berbagai pihak, salah satunya anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrohtul Mar’ah.
Baca juga: Pelatihan SEO AWS di Surabaya Tekankan Pentingnya Jejak Digital dan Profesionalisme Jurnalis
“Saya sangat mendukung program ini, sebagaimana juga didukung oleh Pak Yona,” ujarnya singkat.
Pascainsiden tersebut, berbagai pihak disebut terus melakukan evaluasi guna mencegah kejadian serupa terulang kembali. AWS menegaskan komitmennya untuk ikut mengawal jalannya program-program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia Indonesia. (@dex)
Editor : redaksi