Magnet Ekonomi Baru, Emba Jetbus Run Malang 2026 Sedot Ribuan Pelari Luar Daerah dan Gerakkan UMKM Lokal

Reporter : redaksi

MALANG, Metrosurya.com – Gelaran olahraga atletik bertajuk Emba Jetbus Run Malang 2026 terbukti bukan sekadar kompetisi lari biasa, melainkan telah menjelma menjadi motor penggerak ekonomi yang signifikan bagi Kota Malang. Tercatat sebanyak 3.600 peserta dipastikan memadati lintasan, di mana lebih dari 50 persen atau sekitar 2.000 pelari berasal dari luar Kota Malang. Antusiasme yang meluas hingga skala nasional ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan sektor pariwisata dan geliat ekonomi kreatif di kota pendidikan tersebut.

Panitia Penyelenggara, Paulus Oliver Yosoef, menyatakan bahwa besarnya proporsi peserta dari luar daerah merupakan indikator kuat keberhasilan promosi event ini di tingkat nasional. Momentum ini pun dimanfaatkan secara optimal untuk membuka ruang kolaborasi dengan berbagai komunitas kreatif dan pelaku UMKM lokal di Kota Malang. Strategi ini sengaja dilakukan untuk memperkuat dampak ekonomi yang langsung dirasakan oleh masyarakat serta mempromosikan potensi daerah secara lebih luas melalui olahraga.

Baca juga: Hafizah Cilik Malang Tembus Panggung Dunia di kompetisi internasional di Dubai

Rangkaian acara yang padat telah dimulai sejak Jumat (16/1/2026) melalui pembukaan Race Expo atau Race Pack Collection di kawasan Mal di Kota Malang. Selama dua hari, para pelari tidak hanya mengambil perlengkapan lomba, tetapi juga disuguhi expo yang melibatkan sektor ekonomi kreatif. Sebagai bentuk penghormatan bagi para atlet yang akan bertanding, pihak panitia juga menggelar jamuan Gala Dinner sebelum puncak acara race day yang dijadwalkan pada hari Minggu, 18 Januari 2026.

Baca juga: Bea Cukai Malang Gagalkan Distribusi Rokok Ilegal

Ajang ini semakin prestisius dengan predikatnya sebagai event lari elit yang menyediakan total hadiah fantastis sebesar Rp430 juta. Daya tarik hadiah besar ini berhasil menjaring atlet-atlet lari terbaik dari berbagai pelosok nusantara serta ribuan pelari hobi. Paulus menjelaskan bahwa komposisi peserta tahun ini sangat ideal, dengan pembagian yang seimbang yakni 50 persen di kategori lari 5K dan sisanya berkompetisi di kategori 10K.

Dukungan penuh datang dari Pemerintah Kota Malang melalui Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskopindag), Eko Sri Yuliadi. Ia memberikan apresiasi tinggi karena event berskala besar ini lahir murni dari inisiatif putra daerah atau Arema yang ingin mengangkat nama Malang ke kancah nasional bahkan dunia. Fakta bahwa seluruh pendanaan disponsori oleh pengusaha lokal tanpa ketergantungan pada anggaran negara menjadi kekuatan tersendiri yang patut dibanggakan.

Baca juga: Temuan Jasad Bayi Gegerkan Warga Pandanwangi

Eko optimis bahwa kehadiran ribuan tamu dari luar kota akan memberikan dampak berantai (multiplier effect) pada sektor kuliner, perhotelan, hingga jasa transportasi. Pemerintah Kota berharap Emba Jetbus Run Malang dapat menjadi agenda tahunan yang berkelanjutan hingga tahun-tahun mendatang guna menjaga momentum pertumbuhan ekonomi kerakyatan. "Semoga ajang ini terus berlanjut di masa depan sehingga roda ekonomi masyarakat semakin meningkat," pungkasnya dengan nada optimis.

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru