Kegiatan Cegah TBC Meluas, Pemdes Waled Asem Perluas Tracing Yang Hadir Ratusan Warga Desa Waled Asem

avatar Muhammad Aldhen

Metrosurya.com,Kabupaten Cirebon Jawa Barat - Pemerintah Desa Waled Asem Kabupaten Cirebon  Jawa Barat untuk mempercepat upaya menemukan kasus tuberkulosis (TBC) melalui kegiatan tracing yang terintegrasi dengan Program Cek Kesehatan Gratis.

Hingga terakhir bulan Desember 2026, Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon telah menyisir 412 desa.

Baca Juga: Kegiatan Tracing TB Terintegrasi Dari Dinas Kesehatan Kabupaten Cirebon Melalui Puskesmas Waled

Tracing TBC tersebut salah satunya berlangsung di Balai Desa Waled Asem, Kecamatan Waled, Rabu (04/10/2026) Pukul 08.00 WIB.

Kegiatan ini menyasar masyarakat yang memiliki kontak erat dengan pasien, mengalami gejala batuk, serta memiliki faktor risiko tertentu untuk diperiksa lebih lanjut.

Ketika awak media Metrosurya mewawancarai Kuwu Waled Asem Yanto mengatakan, program tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses pemeriksaan dan pengobatan kesehatan secara gratis kepada masyarakat.

Menurut Kuwu Yatno pemeriksaan tidak hanya dilakukan melalui skrining kesehatan, tetapi juga didukung mobil rontgen untuk mendeteksi gangguan kesehatan, termasuk TBC dan penyakit saluran pernapasan.

Baca Juga: Musyawarah Masyarakat Desa UPTD Puskesmas Waled Bersama Balaidesa Waled Desa Tahun 2026

“Dinas Kesehatan sudah turun ke 412 desa, pengobatan gratis, terus pemeriksaan, bahkan rontgen kita ada mobil juga mobil yang rontgen,” kata Kuwu Yatno.

Melanjutkan Kuwu Yatno pelayanan kesehatan gratis dan pemeriksaan tersebut terus diperluas hingga menjangkau seluruh seluruh warga Waled Asem Kecamatan Waled Kabupaten Cirebon Jawa Barat

Ia menjelaskan, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada pengobatan warga Waled Asem yang sakit. 

Baca Juga: Desa Tonjong Gelar Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang Desa) Penyusunan RKPDes Tahun 2027

Pemerintah desa Waled Asem juga memberikan edukasi agar masyarakat memahami pentingnya menjaga kesehatan, terutama di tengah kondisi cuaca panas yang dapat meningkatkan keluhan pada saluran pernapasan.

“Targetnya agar pertama, mengobati masyarakat yang sakit. Yang kedua, di samping itu penyuluhan tentang masalah kesehatan dan arahan kepada masyarakat agar masyarakat hidup sehat,” Ujarnya Kuwu Waled Asem Yanto 

Nurhari

DIRUT PLN BARU
KAPOLRI

Berita Terbaru