Kelompok Tani Mandiri Kedungpengaron Modo Dapat Program Irpom Tahun 2026, Dorong Kesejahteraan Petani

Reporter : Muhammad Aldhen

Lamongan,Metrosurya.com – Kelompok Tani Mandiri Desa Kedungpengaron, Kecamatan Modo, Kabupaten Lamongan, terus berupaya mendorong kemajuan sektor pertanian dan meningkatkan kesejahteraan petani.

Kelompok tani yang diketuai Abdul Rohman ini tidak hanya fokus pada aktivitas bercocok tanam, tetapi juga aktif mencari terobosan program untuk menunjang kebutuhan petani, mulai dari ketersediaan air hingga infrastruktur jalan usaha tani.

Baca juga: K-SARBUMUSI NU Lamongan Periode 2026–2031 Resmi Dilantik, Perkuat Basis Pekerja dan Harmonisasi Industri

Upaya tersebut dilakukan karena sektor pertanian menjadi tumpuan utama kehidupan masyarakat Desa Kedungpengaron. Kelancaran bercocok tanam sangat ditentukan oleh sarana dan prasarana yang memadai.

Dapat Program Irigasi Perpompaan (Irpom) 2026

Kabar baik datang pada tahun 2026. Kelompok Tani Mandiri mendapatkan program Irigasi Perpompaan (Irpom) yang berlokasi di Dusun Kali Banjar, Desa Kedungpengaron, Kecamatan Modo.

Program ini diharapkan menjadi solusi bagi petani dalam memenuhi kebutuhan air untuk lahan pertanian, terutama saat musim kemarau.

Ketua Kelompok Tani Mandiri, Abdul Rohman, menyampaikan rasa syukurnya atas bantuan tersebut.

“Alhamdulillah, tahun 2026 ini Kelompok Tani Mandiri mendapatkan program Irpom. Kami sangat bersyukur karena program seperti ini memang sangat dibutuhkan oleh masyarakat petani,” ujar Abdul Rohman, Rabu (1/10/2026).

Menurutnya, ketersediaan air menjadi faktor kunci dalam meningkatkan produktivitas lahan dan hasil panen.

Baca juga: Tanggap Dampak El Nino, PLN UIP JBTB Bersama YBM dan Srikandi PLN Salurkan Bantuan Air Bersih Bagi Warga Kedung Lamongan

Dorong Jalan Usaha Tani

Selain irigasi, Abdul Rohman menyebut pihaknya terus mendorong pengembangan jalan usaha tani (JUT). Infrastruktur tersebut dinilai vital sebagai akses utama petani menuju lahan, untuk mobilitas alat pertanian, pengangkutan pupuk, benih, hingga hasil panen.

“Kelompok Tani Mandiri selalu berusaha mencari terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat tani. Kami juga berharap adanya pengembangan program pertanian lainnya, termasuk jalan usaha tani dan sarana pendukung lainnya,” katanya.

Didampingi PPL Dinas Pertanian

Baca juga: Di Tengah Kekeringan, YBM PLN UIP JBTB dan Srikandi PLN Salurkan 40 Ribu Liter Air untuk Warga Lamongan

Dalam menjalankan program, Kelompok Tani Mandiri juga mendapat pendampingan dari Penyuluh Pertanian Lapangan (PPL) Dinas Pertanian, Imam.

Pendampingan PPL dinilai penting sebagai penghubung antara kebutuhan petani di lapangan dengan program-program pemerintah di bidang pertanian.

Dengan koordinasi yang baik antara petani, pemerintah desa, PPL, dan dinas terkait, berbagai persoalan pertanian diharapkan dapat dicarikan solusi bersama.

Program Irpom di Dusun Kali Banjar diharapkan tidak hanya membantu pengelolaan air, tetapi juga berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan petani di Desa Kedungpengaron.
(Edi)

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru