Metrosurya.com,LAMONGAN// Politeknik Elektronika Negeri Surabaya (PENS) PSDKU Lamongan resmi meluncurkan program modernisasi layanan kesehatan berbasis digital di Posyandu Dahlia, Desa Rejosari, kecamatan Deket kabupaten Lamongan.
Senin ( 07/09/2026).
Melalui Program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) 2026, PENS memperkenalkan inovasi Smart Posyandu berbasis Internet of Things (IoT) dan sistem informasi terintegrasi untuk mengoptimalkan pemantauan kesehatan ibu dan balita.
Baca juga: 29 Personel Dan 3 Polsek Terima Penghargaan Kapolres Lamongan Atas Prestasi Dan Dedikasi
Inovasi ini dirancang untuk memodernisasi metode pelayanan konvensional menjadi digital.
Dengan dukungan perangkat IoT, proses penimbangan berat badan, pengukuran tinggi badan, hingga pencatatan data tumbuh kembang balita dapat dilakukan secara otomatis, presisi, dan langsung terhubung ke sistem informasi.
Kepala PENS PSDKU Lamongan, Much. Chafid, menegaskan bahwa program yang didanai penuh oleh PENS ini merupakan wujud nyata komitmen perguruan tinggi dalam menghadirkan solusi teknologi tepat guna bagi masyarakat.
"Teknologi ini hadir untuk membantu para kader Posyandu dalam mengelola data kesehatan secara lebih efektif, akurat, dan terintegrasi.
Pendataan yang terorganisir dengan baik akan memudahkan pemantauan kesehatan ibu dan balita secara berkelanjutan," ujar Much. Chafid.
Langkah inovatif ini mendapat sambutan hangat dari pemerintah daerah setempat. Kepala Desa Rejosari, Suparto, menyampaikan apresiasi mendalam atas kontribusi PENS dalam memajukan infrastruktur kesehatan di desanya.
Baca juga: Sentuhan Empati IPDA Purnomo: Siap Lunasi Tunggakan Sekolah Tiga Anak Yatim di Sukodadi Lamongan
Menurutnya, digitalisasi Posyandu merupakan lompatan besar untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat desa.
Manfaat Utama Smart Posyandu Berbasis IoT,antara lain :
Akurasi Data Tinggi, Meminimalisasi kesalahan manual (human error) dalam pencatatan parameter fisik balita.
Efisiensi Waktu:
Mempercepat proses pelayanan rutin bulanan bagi kader dan warga.
Pemantauan Terintegrasi: Memudahkan penelusuran rekam medis dan riwayat pemantauan tumbuh kembang anak secara real-time.
Sosialisasi yang dihadiri oleh jajaran perangkat desa, kader Posyandu Dahlia, dan warga setempat ini berlangsung interaktif dan penuh antusiasme.
Sinergi antara akademisi, pemerintah desa, dan masyarakat ini diharapkan menjadi pijakan awal bagi terciptanya tata kelola layanan kesehatan tingkat desa yang modern, mandiri, dan berkelanjutan.
( Sugianto )
Editor : redaksi