PANDAAN, Metrosurya.com – Cuaca ekstrem hujan disertai angin kencang di kawasan Jalan Pattimura, tepatnya di sekitar depan Lapangan Plumbon, Kecamatan Pandaan, memakan korban pada Rabu malam (4/3/2026). Seorang pengendara sepeda motor dilaporkan mengalami luka serius setelah sebuah pohon peneduh berukuran besar di tepi jalan tiba-tiba tumbang. Insiden memilukan yang terjadi sekitar pukul 19.00 WIB ini mengejutkan warga sekitar karena posisi pohon jatuh tepat mengenai korban yang tengah melintas.
Korban diketahui bernama Zulfatul Rohmah Maghfiroh (29), warga Dusun Bulukrajan, Desa Bulukandang, Kecamatan Prigen. Saat kejadian, Zulfatul tengah mengendarai sepeda motor Honda Beat dengan nomor polisi N 5169 UTS dari arah barat menuju timur. Nahas, saat ia melintas, hembusan angin kencang membuat struktur pohon yang sudah rapuh patah dan langsung menghantam bagian depan motornya hingga ringsek parah.
Baca juga: Polres Lamongan Sigap Evakuasi Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Sukodadi
Situasi di lokasi kejadian sempat mencekam karena kondisi korban yang terjepit di bawah batang pohon raksasa. Menyadari kondisi darurat tersebut, petugas gabungan dari Polsek, Koramil, pihak Kelurahan Pandaan, hingga para pekerja pabrik di seberang lapangan segera melakukan upaya penyelamatan. Mengingat beban pohon yang sangat berat, proses evakuasi harus dibantu dengan alat berat berupa forklift milik salah satu perusahaan yang berada dekat dengan lokasi kejadian.
Lurah Pandaan, Heru Budi Sulistyo, mengonfirmasi bahwa korban yang tertimpa pohon tersebut saat ini tengah dalam kondisi mengandung atau hamil. Setelah berhasil dikeluarkan dari jepitan material pohon, korban langsung dievakuasi menggunakan ambulans Puskesmas Pandaan menuju rumah sakit terdekat untuk mendapatkan perawatan intensif. Luka berat yang dialami korban menjadi perhatian serius tim medis, mengingat kondisi fisiknya yang sedang berbadan dua.
Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Pasuruan bersama para relawan, bergerak taktis melakukan pembersihan sisa-sisa pohon yang menutup total akses jalan nasional tersebut. Dalam waktu sekitar 30 menit, batang dan ranting pohon berhasil dipotong dan dipinggirkan sehingga arus lalu lintas kembali normal. Kendaraan yang sempat tertahan akibat penutupan jalur kini sudah dapat melintas kembali meski warga diimbau tetap waspada saat cuaca buruk.
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Bekasi Timur, Taksi Listrik Tabrak KRL hingga Libatkan Kereta Argo
Camat Pandaan, Timbul Wijoyo, menjelaskan bahwa faktor usia dan kondisi batang yang sudah keropos menjadi penyebab utama pohon tersebut tidak kuat menahan terpaan angin. Pihaknya mengaku telah berkoordinasi dan mengajukan permohonan kepada instansi terkait untuk segera melakukan pemangkasan pohon-pohon tua di Kecamatan Pandaan. Langkah preventif ini dinilai mendesak guna mencegah terulangnya tragedi serupa yang mengancam keselamatan para pengguna jalan.
Editor : redaksi