Satlantas Polres Pasuruan Urai Kemacetan Akibat Jalan Berlubang

Reporter : redaksi

PASURUAN, Metrosurya.com – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Pasuruan melakukan respons cepat terhadap kendala mobilitas di jantung Kota Bangil. Kepadatan arus kendaraan yang sempat mengular di kawasan tersebut diketahui berhulu pada kerusakan infrastruktur jalan, tepatnya di depan Hotel Al Hambrah. Lubang-lubang jalan yang cukup dalam memaksa pengendara memperlambat laju kendaraan, sehingga memicu penumpukan arus di jam-jam sibuk.

Kanit Kamsel Satlantas Polres Pasuruan, Aipda Arifian Miftahul Firdaus, menegaskan bahwa pengerahan personel ke lokasi merupakan langkah preventif untuk meminimalisir risiko fatalitas. Kehadiran petugas di titik kritis tersebut bukan sekadar mengatur ritme kendaraan, melainkan untuk mencegah manuver mendadak para pengendara saat menghindari lubang yang kerap menjadi pemicu kecelakaan lalu lintas.

Baca juga: Kecelakaan Lalu Lintas Di Jalan Nasional Lamongan Tuban Polsek Babat Gerak Cepat evakuasi Tiga Kendaraan Besar

Selain menyiagakan personel, kepolisian juga mengoptimalkan penggunaan perangkat Public Address untuk memberikan peringatan dini kepada pengguna jalan. Petugas secara kontinu menginstruksikan pengendara agar menurunkan kecepatan dan tetap bersabar dalam antrean. Sebagai solusi darurat, anggota Satlantas di lapangan bahkan melakukan penambalan sementara dan memasang tanda peringatan agar lubang jalan lebih terlihat jelas oleh masyarakat yang melintas.

Baca juga: Diduga Pengendara Terobos Lampu Merah, Satlantas Polres Lamongan Sigap Evakuasi Korban Laka di Simpang 4 Dinoyo JLU

Demi menghadirkan solusi yang permanen, Satlantas Polres Pasuruan telah membangun komunikasi intensif dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN). Berdasarkan koordinasi teknis dengan Satker PJN III Jatim-Bali, otoritas terkait telah menyepakati agenda perbaikan yang terbagi dalam dua fase utama. Langkah cepat ini diambil agar hambatan logistik dan transportasi di jalur utama tersebut tidak berlarut-larut.

Tahap awal perbaikan dijadwalkan berlangsung pada malam ini, dengan fokus pengaspalan sedalam 50 cm untuk menutup lubang-lubang yang menganga agar permukaan jalan kembali rata. Setelah penanganan darurat tuntas, fase kedua akan menyasar pada perbaikan menyeluruh sistem drainase di sisi jalan. Hal ini dilakukan karena air yang meluap ke badan jalan diidentifikasi sebagai penyebab utama rapuhnya lapisan aspal di kawasan tersebut.

Baca juga: PT SSP Ubah Konsep Pembangunan; Real Estate menjadi Wisata Alam Terpadu

Melalui upaya kolaboratif ini, diharapkan kelancaran lalu lintas di Bangil dapat kembali pulih dalam waktu singkat. Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada dan mengikuti arahan petugas selama proses pengerjaan fisik berlangsung. Komitmen perbaikan drainase ini diharapkan menjadi jawaban atas permasalahan kerusakan jalan berulang, guna menjamin keamanan serta kenyamanan jangka panjang bagi para pengguna jalan.

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru