Kurangnya Transparansi Pimpinan BRI Cabang Jombang Disorot Publik

avatar redaksi

Metrosurya.com,Jombang — Transparansi layanan perbankan di Bank Rakyat Indonesia (BRI) Cabang Jombang kembali menjadi sorotan. Sejumlah nasabah dan pemerhati kebijakan publik menilai pimpinan BRI Cabang Jombang kurang terbuka dalam memberikan penjelasan terkait berbagai isu yang muncul belakangan ini, mulai dari proses lelang agunan hingga dugaan pendebetan saldo yang tetap berjalan meski agunan sudah dilelang.

Kritik menguat setelah beberapa kali upaya konfirmasi yang dilakukan awak media dan masyarakat tidak mendapatkan jawaban jelas dari pihak pimpinan cabang. Beberapa pegawai yang dihubungi pun menyatakan tidak berwenang memberikan komentar, sehingga informasi yang seharusnya disampaikan secara terbuka kepada publik menjadi tertahan.

Baca Juga: Pimpin Apel Perdana, Kapolres Jombang Tekankan Kebersihan Lingkungan Kerja dan Kedisiplinan Anggota

“Saat kami meminta klarifikasi resmi, justru dilempar ke bagian lain. Tidak ada jawaban yang tegas dari pimpinan cabang. Padahal ini menyangkut hak nasabah,” ujar salah satu sumber media yang enggan disebutkan namanya.

Kondisi ini menimbulkan persepsi bahwa pihak manajemen cabang seolah menutupi informasi, terutama terkait mekanisme penyelesaian kredit bermasalah, kewenangan pendebetan otomatis, hingga proses lelang yang melibatkan agunan nasabah.

Baca Juga: Warga dan PAGAR Jombang Demo PT JPN, Tuntut Pabrik Pengolahan Ayam Ditutup

Padahal dalam regulasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK), prinsip transparansi, akuntabilitas, dan perlindungan konsumen merupakan kewajiban utama setiap lembaga jasa keuangan. OJK melalui POJK Perlindungan Konsumen menegaskan bahwa bank wajib memberikan informasi secara benar, jelas, dan tidak menyesatkan kepada nasabah serta masyarakat.

Pakar kebijakan publik menilai, jika BRI Cabang Jombang terus bersikap tertutup, kepercayaan publik dapat tergerus. “Bank bukan hanya menyimpan uang nasabah, tapi juga menyimpan kepercayaan. Minimnya transparansi adalah ancaman reputasi bagi institusi sebesar BRI,” tegasnya.

Baca Juga: Panen Raya Tembakau Jombang 2026, Potensi Ekonomi Ditaksir Tembus Rp487 Miliar

Hingga berita ini diterbitkan, pimpinan BRI Cabang Jombang belum memberikan keterangan resmi meski upaya konfirmasi telah dilakukan berkali-kali.(tim/red) 

DIRUT PLN BARU
KAPOLRI

Berita Terbaru

ICON PUSAT