200 Anggota Pramuka Surabaya Ikuti Pembekalan Bela Negara, GANAS 825 SC Berikan Edukasi Olahraga Menembak

avatar redaksi
Memberikan edukasi pengenalan olahraga menembak, penggunaan peralatan serta pemahaman tentang standar operasional prosedur (SOP) Terhadap Kader Bela Negara di Gedung Pramuka Kwarcab kota Surabaya. (foto istimewa)
Memberikan edukasi pengenalan olahraga menembak, penggunaan peralatan serta pemahaman tentang standar operasional prosedur (SOP) Terhadap Kader Bela Negara di Gedung Pramuka Kwarcab kota Surabaya. (foto istimewa)

SURABAYA | METROSURYA.COM – Sebanyak 200 anggota Pramuka Penegak dan Pandega Kwartir Cabang (Kwarcab) Kota Surabaya mengikuti kegiatan Pembekalan Kader Bela Negara di Gedung Pramuka Kwarcab Kota Surabaya, Minggu (18/10/2026) pagi.

Kegiatan ini diikuti peserta dari berbagai Sekolah Menengah Atas (SMA), Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), perguruan tinggi, serta anggota Pramuka binaan sejumlah instansi, termasuk TNI dan Polri.

Baca Juga: Kwarcab Rembang Dan Orari Lokal Rembang siap Gelar Kegiatan Jota Dan Joti

Dalam kegiatan tersebut, Garuda Nusantara 825 Shooting Club (GANAS 825 SC) diundang untuk memberikan edukasi mengenai pengenalan olahraga menembak, penggunaan peralatan sesuai ketentuan, serta pemahaman tentang standar operasional prosedur (SOP) dan aspek keselamatan dalam olahraga menembak.

Hadir dalam kegiatan tersebut Jajaran Pengurus Garuda Nusantara 825 Shooting Club, diantaranya Ketua Club Didik Nurhadi, Wakil Ketua Boy Saragih, serta Bidang Humas Ma’sum Afnani dan Sigit Wicaksono, serta Markus Selsatata Saka Pandawa pembawa Materi pengenalan olahraga menembak.

Pembekalan ini bertujuan memperluas wawasan kebangsaan, menanamkan nilai-nilai bela negara, serta memperkenalkan olahraga menembak sebagai salah satu cabang olahraga yang mengutamakan kedisiplinan, konsentrasi, ketepatan, dan tanggung jawab.

Pengurus Gerakan Pramuka Kwarcab Kota Surabaya, Rudi Wira, mengatakan kegiatan pembekalan bela negara diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan wawasan baru kepada para peserta, khususnya mengenai manfaat, risiko, serta pentingnya keselamatan dalam olahraga menembak.

Menurutnya, kegiatan tersebut tidak hanya berorientasi pada penyampaian materi teori, tetapi juga memberikan kesempatan kepada anggota Pramuka untuk mengenal olahraga menembak secara lebih dekat melalui edukasi yang tepat.

“Harapan kami, kegiatan seperti ini bisa berkelanjutan sehingga memberikan wawasan lebih luas kepada adik-adik Pramuka mengenai manfaat maupun potensi penyalahgunaan senjata dalam olahraga menembak. Dengan begitu, mereka mendapatkan edukasi tentang manfaat sekaligus bahayanya,” ujar Rudi.

Dalam sesi edukasi, peserta diperkenalkan dengan olahraga menembak, pengenalan peralatan, pemahaman prosedur penggunaan yang aman dan bertanggung jawab, serta pentingnya mematuhi SOP dan aturan keselamatan.

Rudi menjelaskan, pengenalan olahraga menembak kepada anggota Pramuka menjadi salah satu upaya untuk memperluas wawasan generasi muda terhadap cabang olahraga tersebut.

Ia menilai, minat anggota Pramuka untuk menjadi atlet menembak perlu mendapat perhatian dan pembinaan. Salah satu tantangan yang dihadapi adalah anggapan bahwa olahraga menembak membutuhkan biaya yang relatif mahal.

Baca Juga: Gelar Jambore Ranting Yang Sudah Lama Vakum, Kwartir Ranting Sulang Libatkan Pangkalan SD dan SMP dan MTs

Karena itu, ia berharap club menembak dapat berperan aktif memberikan edukasi kepada masyarakat, khususnya generasi muda, mengenai olahraga menembak serta peluang pembinaan bagi mereka yang memiliki minat dan bakat.

“Kami melihat ada adik-adik yang memiliki keinginan menjadi atlet menembak, tetapi mungkin masih merasa takut karena menganggap olahraga ini mahal. Kami berharap komunitas menembak bisa memberikan edukasi bahwa olahraga ini dapat dijangkau masyarakat luas,” katanya.

Sementara itu, Ketua Garuda Nusantara 825 Shooting Club, Didik Nurhadi, mengatakan pihaknya mendukung kegiatan Pembekalan Kader Bela Negara bagi anggota Pramuka Penegak dan Pandega Kwarcab Kota Surabaya sebagai sarana edukasi, pembentukan karakter, serta pengenalan olahraga menembak kepada generasi muda.

Menurut Didik, olahraga menembak tidak hanya membutuhkan keterampilan dan ketepatan, tetapi juga kedisiplinan, konsentrasi, tanggung jawab, pengendalian diri, serta kepatuhan terhadap prosedur keselamatan.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin mengenalkan olahraga menembak kepada adik-adik Pramuka secara benar dan bertanggung jawab. Kami berharap mereka memahami bahwa olahraga menembak memiliki aturan keselamatan yang ketat serta membutuhkan kedisiplinan dan pengendalian diri,” ujarnya.

Baca Juga: Menuju Lomba Tingkat 2 Pangkalan SMPN 6 Lakukan Seleksi Regu Tergiat

Didik menambahkan, pengenalan mengenai peralatan, prosedur penggunaan, dan SOP keselamatan menjadi bagian penting dalam membangun pemahaman yang benar terhadap olahraga menembak. Edukasi tersebut diharapkan dapat mencegah pemahaman yang keliru sekaligus menumbuhkan sikap bertanggung jawab.

Garuda Nusantara 825 SC juga berharap kegiatan edukasi serupa dapat dilaksanakan secara berkelanjutan agar semakin banyak generasi muda mengenal olahraga menembak dan memperoleh kesempatan mengembangkan potensinya melalui pembinaan yang terarah.

“Kami ingin menghilangkan anggapan bahwa olahraga menembak hanya untuk kalangan tertentu. Dengan pembinaan dan edukasi yang tepat, generasi muda yang memiliki minat dan bakat bisa mendapatkan kesempatan untuk belajar dan berkembang menjadi atlet menembak,” pungkasnya.

Melalui kegiatan Pembekalan Kader Bela Negara ini, anggota Pramuka Penegak dan Pandega diharapkan semakin memahami nilai-nilai kebangsaan, kedisiplinan, tanggung jawab, serta pentingnya mematuhi aturan keselamatan dalam setiap aktivitas.

Kolaborasi antara Gerakan Pramuka dan komunitas olahraga seperti  Garuda Nusantara 825 SC  diharapkan dapat terus dikembangkan sebagai bagian dari pembinaan karakter, pengembangan minat dan bakat, serta upaya mencetak generasi muda yang berjiwa nasionalis, disiplin, dan bertanggung jawab. (@dex)

DIRUT PLN BARU
KAPOLRI

Berita Terbaru

ICON PUSAT