Aplikasi Layanan Publik Rp99 Juta Mangkrak Masyarakat Kecewa

avatar Muhammad Aldhen

REMBANG - Metrosurya.com Dinas Komunikasi dan Informatika (Dinkominfo) Kabupaten Rembang akhirnya blak-blakan terkait tidak optimalnya aplikasi Rembang Gemilang Mobile. Masalah sinkronisasi sistem dan ego instansi yang berjalan sendiri-sendiri dituding menjadi biang kerok mandeknya platform layanan publik tersebut.

Telan Anggaran Puluhan Juta

Baca Juga: Polres Rembang Gandeng Ahli Bahasa Usut Dugaan Pemerasan yang Menyeret Enam Oknum Advokat

Kepala Dinkominfo Kabupaten Rembang, Budiyono, mengonfirmasi bahwa platform digital ini pertama kali digarap pada tahun 2022. Proyek yang dipihak ketigakan tersebut menghabiskan anggaran sebesar Rp 99.315.000.

Budiyono menjelaskan, aplikasi ini sedari awal diproyeksikan menjadi wadah tunggal (portal informasi) yang mengintegrasikan layanan publik antar Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Oleh karena itu, pasokan data berkala dari setiap instansi menjadi harga mati.

Terjebak Ego Sektoral Digital

Sayangnya, misi menyatukan layanan publik digital ini terbentur realita di lapangan. Integrasi sistem tersendat karena setiap dinas justru sibuk mengembangkan aplikasinya masing-masing.

Baca Juga: Ormas Brandal Alif Siap Laporkan Polemik KUA-PPAS Rembang 2027 ke Polda Jateng

"Dalam perjalanannya, terdapat kendala pada sinkronisasi layanan Rembang Gemilang Mobile dengan aplikasi yang dikelola masing-masing OPD. Perkembangan layanan digital di tiap perangkat daerah berjalan dinamis dan sebagian berkembang secara mandiri," ungkapnya, Kamis (21/5/2026). 

Dampak dari tidak kompaknya sistem antar OPD ini, sejumlah fitur utama di dalam aplikasi Rembang Gemilang Mobile akhirnya macet dan gagal melayani masyarakat secara maksimal.

Janji Rombak Ulang Sistem

Baca Juga: Babak Baru Skandal Oknum Dewan-Istri Kades, BK Rembang Segera Konfrontasi Pengadu dan Teradu

Dinkominfo Rembang memastikan tidak akan tinggal diam melihat proyek ini terbengkalai. Saat ini, tim teknis sedang diterjunkan untuk memetakan masalah dan melakukan sinkronisasi ulang antar instansi.

"Ke depan, kami berkomitmen melakukan perbaikan dan penguatan layanan secara bertahap, termasuk mengupayakan pembaruan sistem agar layanan digital ini bisa kembali optimal dan bermanfaat bagi masyarakat," pungkasnya.(Sigit)

DIRUT PLN BARU
KAPOLRI

Berita Terbaru

ICON PUSAT