Metrosurya.com,Kabupaten Cirebon Jawa Barat - Pada hari Selasa 20 Oktober 2026 – Pemerintah Desa Cigobang Kecamatan Paseleman Kabupaten Cirebon Jawa Barat melaksanakan Musyawarah Perencanaaan Pembangunan di tingkat Desa. Pembahasan Rencana Kerja Pemerintah Desa (RKP-Des) Tahun Anggaran 2027 berjalan dengan lancar.
Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) adalah sebuah forum Musyawarah tahunan di tingkat desa dengan tujuan Menetapkan Rencana Kerja Pemerintah Desa untuk tahun anggaran yang akan datang, Transparansi dan Akuntabilitas penggunaan Anggaran Desa serta Akuntabilitas Pemerintah Desa kepada masyarakat, Partisipasi masyarakat agar aktif dan terlibat dalam proses perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan.
Selain itu Musrenbangdes ini juga untuk mengidentifikasi Pembangunan berdasarkan kebutuhan serta aspirasi masyarakat.
Kuwu Cigobang Moh Abdul Zei dalam sambutannya mengatakan bahwa Proses Musrenbang ini didasari setelah melalui tahapan Penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Desa Cigobang terkhusus setelah tahapan Rembug Warga ditingkat Dusun yang dilaksanakan oleh Badan Permusyawaratan Desa.
“Iya, Rembuk Warga yang kita laksanakan dibulan Agustus lalu melalui Anggota Badan Permusyawaratan Desa di wilayah nya masing-masing bertujuan menjaga forum musyawarah warga ditingkat dusun agar tetap aktif, membahas dan memutuskan hal-hal yang menyangkut kepentingan desa secara kolektif, menyampaikan informasi pembangunan yang bersumber dari Dana Desa, APBD, bahkan APBN dan untuk menjaring aspirasi serta merumuskan program pembangunan.” Ucapnya
Kuwu Cigobang Moh Abdul Zei juga menambahkan agar masyarakat tidak henti-hentinya berperan aktif pada proses pembangunan di desa, mengawasi serta menjaga desa.
Baca juga: Musrenbang Desa Pasaleman Sepakati RKP Desa 2027 dan Tiga Prioritas Usulan Pembangunan 2028
“Tentu saya berharap agar seluruh masyarakat Desa Cigobang Kecamatan Paseleman Sosok tetap berperan aktif pada pembangunan desa Cigobang, bagaimana upaya kita membangun desa ini dengan keterbatasan anggaran yang dimiliki namun terus berjuang melalui Daftar Usulan pada program Kabupaten Cirebon, Provinsi Jawa Barat, mau pun Pemerintah Pusat” tambahnya.
Nurhari
Editor : redaksi