Pelantikan Perangkat Desa Tanggungprigel Berjalan Kondusif, Sempat Diwarnai Aspirasi Warga

Reporter : redaksi

LAMONGAN, METROSURYA.COM – Pemerintah Desa Tanggungprigel, Kecamatan Glagah, Kabupaten Lamongan, resmi melantik dua perangkat desa baru dalam upaya memperkuat struktur pemerintahan dan meningkatkan kualitas pelayanan publik kepada masyarakat, Selasa (13/10/2026).

Prosesi pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan berlangsung khidmat di Pendopo Balai Desa Tanggungprigel. Meski sempat diwarnai penyampaian aspirasi oleh sejumlah warga terkait dugaan kecurangan dalam proses seleksi, kegiatan tetap berjalan tertib dan kondusif.

Baca juga: Pemkab Lamongan Lantik Serentak 23 Penjabat Kepala Desa di 14 Kecamatan, Demi Kelancaran Pelayanan Publik

Pengisian jabatan perangkat desa tersebut sebelumnya telah melalui tahapan ujian penyaringan yang digelar pada Rabu (16/9/2026), di bawah koordinasi Ketua Panitia, M. Ikhsan, S.E.

Berdasarkan hasil seleksi, dua peserta ditetapkan untuk mengisi jabatan perangkat desa. Moh. Nasrullah dilantik sebagai Sekretaris Desa (Sekdes) setelah mengikuti ujian bersama enam peserta lainnya. Sementara itu, Muhammad Zainal Milakhi dilantik sebagai Kepala Urusan (Kaur) Umum dan Perencanaan setelah bersaing dengan dua peserta lainnya.

Pelantikan tersebut dihadiri unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam) Glagah, di antaranya Camat Glagah Misbahuddin, S.E., Kapolsek Glagah IPTU Miftachul Choir yang bertugas sebagai pengendali pengamanan wilayah (Padalwil), Danramil beserta anggota, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Desa (LPMD), Tim Penggerak PKK, Karang Taruna, tokoh agama, tokoh masyarakat, serta para ketua RT dan RW se-Desa Tanggungprigel.

Dalam sambutannya, Kepala Desa Tanggungprigel menyampaikan ucapan selamat kepada perangkat desa yang baru dilantik. Ia berharap pejabat yang baru dapat menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta memperkuat kerja sama di lingkungan pemerintahan desa.

“Saya sampaikan selamat atas pelantikannya hari ini. Semoga bisa mengemban amanah jabatan dengan sebaik-baiknya. Saya berharap seluruh perangkat desa dapat terus berkolaborasi dan bersinergi demi kemajuan desa,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah terlibat dalam mengawal proses pengisian perangkat desa hingga pelantikan.

“Kami juga mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh tim panitia dan pengawas, baik dari unsur Muspika maupun BPD, yang telah mengawal dan menyukseskan seluruh rangkaian proses sejak awal hingga pelantikan hari ini,” tambahnya.

Senada dengan hal tersebut, Camat Glagah Misbahuddin, S.E., menekankan pentingnya komitmen kerja, koordinasi, dan keharmonisan dalam menjalankan roda pemerintahan desa.

“Selamat kepada perangkat desa yang baru dilantik. Roda pemerintahan desa kini harus berjalan lebih maksimal karena formasinya sudah lengkap. Sejatinya, Sekretaris Desa dan Kepala Desa itu ibarat pasangan yang harmonis—harus bisa berjalan beriringan, saling melengkapi, dan bekerja sama dengan baik,” tutur Misbahuddin.

Baca juga: Disporparbud Kabupaten Lamongan Resmi Buka Puslatda Kontingen POPDA XV Jawa Timur 2026

Sempat Diwarnai Penyampaian Aspirasi Warga

Rangkaian kegiatan diawali dengan apel pengamanan pada pukul 07.00 WIB yang dikoordinasikan oleh Polsek Glagah guna memastikan seluruh prosesi berlangsung aman dan tertib. Acara inti pengambilan sumpah jabatan dimulai pukul 07.45 WIB dan berakhir sekitar pukul 09.20 WIB.

Di tengah berlangsungnya kegiatan, sekitar 20 warga menyampaikan aspirasi secara spontan dengan meminta agar pelantikan dihentikan. Mereka mengindikasikan adanya dugaan kecurangan dalam proses pengisian perangkat desa tersebut.

Penyampaian aspirasi itu direspons aparat keamanan secara persuasif sehingga situasi tetap terkendali dan tidak sampai mengganggu keseluruhan rangkaian acara.

Di sisi lain, seorang warga menyayangkan waktu penyampaian aspirasi yang dinilai kurang tepat karena dilakukan saat prosesi pelantikan berlangsung.

“Seharusnya penyampaian aspirasi dilakukan sebelum acara pelantikan. Regulasi dan tahapannya sudah jelas, mulai dari pembentukan panitia, sosialisasi, pendaftaran calon, sampai pelaksanaan ujian. Semua proses sudah berjalan lancar dan selesai secara legal. Mengapa baru saat pelantikan aspirasinya disampaikan?” ujar warga Desa Tanggungprigel tersebut.

Baca juga: Kekosongan Perangkat Desa Moronyamplung Mulai Penjaringan, Proses Dikawal Tiga Pilar

Meski demikian, dugaan kecurangan yang disampaikan warga merupakan aspirasi yang perlu ditempatkan secara proporsional dan diklarifikasi melalui mekanisme yang berlaku. Penilaian mengenai ada atau tidaknya pelanggaran dalam proses seleksi memerlukan pemeriksaan berdasarkan bukti dan keterangan pihak-pihak terkait.

Dengan pengamanan dari Polsek Glagah bersama unsur Muspika, seluruh rangkaian pengambilan sumpah jabatan dan pelantikan perangkat Desa Tanggungprigel berlangsung tertib dan kondusif.

Perangkat desa yang baru dilantik diharapkan dapat segera menjalankan tugas dan tanggung jawabnya, meningkatkan koordinasi dalam pemerintahan desa, serta memberikan pelayanan yang optimal kepada seluruh lapisan masyarakat.

(Sugianto)

 

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru