Rayakan Imlek, NSA Surabaya Angkat Filosofi Dumpling dan Ronde

Reporter : redaksi

Rayakan Imlek, NSA Surabaya Angkat Filosofi Dumpling dan Ronde

SURABAYA, METROSURYA.com — Perayaan Tahun Baru Imlek di Nation Star Academy (NSA) Surabaya tidak sekadar menghadirkan kemeriahan, tetapi juga sarat makna budaya dan nilai kebersamaan. Melalui hidangan khas Tiongkok berupa dumpling (jiaozi) dan ronde, para siswa diajak memaknai Imlek sebagai tradisi yang penuh harapan baru, doa kebaikan, serta kehangatan keluarga, Selasa (3/2/2026).

Selain dumpling, NSA juga menyajikan ronde dengan kuah jahe hangat. Makanan yang telah berakulturasi dengan budaya Indonesia tersebut melambangkan kehangatan keluarga, kebersamaan, serta hubungan yang utuh.
“Ronde dengan kuah jahe yang hangat dan bentuknya yang bulat melambangkan kehangatan keluarga, kebersamaan, serta hubungan yang utuh,” ujar Guru Mandarin NSA, Richard Kuncoro.
Sementara itu, dumpling atau jiaozi menjadi salah satu hidangan utama dalam perayaan Imlek. Dalam budaya Tiongkok, makanan ini dipercaya melambangkan keberuntungan dan kelimpahan. Bentuknya yang menyerupai emas menjadi simbol harapan akan rezeki yang berlimpah di tahun yang baru.

Richard menjelaskan, jiaozi memiliki makna filosofis yang kuat dalam tradisi Imlek. “Jiaozi atau dumpling melambangkan harapan akan kehidupan yang lebih baik, rezeki berlimpah, serta keberuntungan di tahun baru,” tuturnya.
Melalui perayaan ini, NSA Surabaya tidak hanya memperkenalkan kekayaan budaya Tiongkok kepada para siswa, tetapi juga menanamkan nilai kebersamaan, toleransi, dan penghargaan terhadap keberagaman budaya. (@dex)

Editor : redaksi

Polri
Berita Populer
Berita Terbaru