Banyuwangi, Metrosurya.com - 26 Juni 2026 – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan Jawa Bagian Timur dan Bali (UIP JBTB) terus memperkokoh komitmennya dalam mendukung pembangunan nasional yang berkelanjutan. Melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), PLN UIP JBTB meluncurkan Program Konservasi Aren, Budidaya Aren Genjah, dan Hilirisasi Produk Gula Rakyat di Kampung Simacan, Dusun Bedengan, Desa Kluncing, Kecamatan Licin, Kabupaten Banyuwangi. Langkah ini diambil guna mendorong terwujudnya kemandirian pangan sehat berbasis gula organik di tingkat tapak.
Program yang dijalankan bersama mitra binaan Garda Muda Lestari ini selaras dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) 15 tentang Ekosistem Daratan. Fokus utamanya adalah perlindungan, pemulihan, dan pemanfaatan ekosistem daratan secara berkelanjutan melalui konservasi tanaman aren (Arenga pinnata).
General Manager PLN UIP JBTB, Hendro Prasetyawan, menyampaikan bahwa inisiatif ini merupakan bukti nyata peran PLN dalam menciptakan dampak sosial dan lingkungan yang berwujud (tangible) lewat optimalisasi potensi lokal.
“PLN tidak hanya fokus membangun infrastruktur ketenagalistrikan yang andal, tetapi juga berkomitmen menghadirkan manfaat sosiologis dan ekologis yang lebih luas. Program konservasi aren ini menjadi langkah strategis untuk menjaga kelestarian alam, mencegah erosi di daerah aliran sungai, sekaligus membuka keran ekonomi baru yang menjanjikan bagi masyarakat desa,” ujar Hendro.
Sebagai bentuk dukungan menyeluruh, PLN UIP JBTB menyalurkan sejumlah stimulus infrastruktur dan teknologi, meliputi Penyaluran Bibit sejumlah 4.000 bibit aren genjah unggulan kepada petani lokal, fasilitas Fisik: Pembangunan satu unit rumah bibit aren yang layak dan telah dilengkapi fasilitas kelistrikan PLN, pengembangan dan implementasi aplikasi geotagging untuk pendataan serta pemantauan posisi dan tumbuh kembang tanaman aren secara spasial dan real-time, pemasangan identitas visual PLN pada rumah bibit sebagai penanda kawasan desa binaan.
Ketua Garda Muda Lestari, L. Andri Saputro, mengapresiasi dukungan PLN UIP JBTB yang dinilai memberikan lompatan besar bagi upaya pelestarian lingkungan sekaligus penguatan ekonomi warga.
“Bantuan dari PLN UIP JBTB menjadi energi baru bagi masyarakat Desa Kluncing untuk beralih ke budidaya yang lebih modern dan terstruktur. Selain fungsi ekologis tanaman aren dalam menjaga sumber air, program ini membuka peluang peningkatan pendapatan yang signifikan melalui pengolahan nira menjadi gula aren alami bernilai ekonomi tinggi,” ungkap Andri.
Program digitalisasi lewat aplikasi geotagging menjadi nilai tambah krusial dalam proyek ini. Melalui sistem spasial tersebut, setiap pohon aren yang ditanam terdokumentasi akurat, sehingga memudahkan proses monitoring, evaluasi, serta pengembangan wilayah konservasi ke depan. Program ini ditargetkan menyasar sedikitnya 200 kepala keluarga (KK) petani dan pelaku usaha di Kampung Simacan sebagai penerima manfaat langsung.
Hendro menambahkan bahwa program ini merupakan bagian dari akselerasi implementasi prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) di tubuh korporasi.
"Kami optimistis, dengan kolaborasi yang kuat antara masyarakat, komunitas, dan PLN, Desa Kluncing dapat bertransformasi menjadi model percontohan nasional untuk pembangunan desa mandiri yang berbasis konservasi lingkungan," pungkas Hendro. (@dex)
Editor : redaksi